*CINTAILAH ORANG-ORANG MISKIN*

Https://t.me/syarhussunnahlinnisa

*CINTAILAH ORANG-ORANG MISKIN*
Jangan membencinya…,
Jangan mengejeknya…,
Jangan merendahkannya…,
Jangan menindasnya…, dll.
———————

Dari shahabat Abu Sa’id al-Khudri -rodhiyallahu ‘anhu- , Beliau mengatakan:

“Cintailah oleh kalian orang-orang miskin.”

Karena sungguh aku pernah mendengar Rasululah -shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

«اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِيًنَا وَأَمِتْنِي مِسْكِيًنَا وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَةِ الْمَسَاكِينِ»

”Ya Allah hidupkanlah aku sebagai orang miskin,
Wafatkanlah aku sebagai orang miskin,
dan bangkitkanlah aku bersama rombongan orang-orang miskin.”

[ HR. Ibnu Majah no. 4126, Abdu bin Humaid dalam “Al-Muntakhob” no. 1002, dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrok” no. 7911 ]
Derajat Hadits: Shohih.
Dishohihkan Asy-Syaikh Al-Albani –rohimahullah- dalam “Shohih Al-Jami’” no. 1261.

Wallahul Muwaffiq (AH)

#Keutamaan_OrangMiskin #JanganMembenci_OrangMiskin

YOOK NGAJI YANG ILMIAH
(Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
Blog: https://Yookngaji.blogspot.com
Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji

KEUTAMAAN MENUNDUKKAN HAWA NAFSU

https://t.me/syarhussunnahlinnisa

💐🌷🌻🌹

KEUTAMAAN MENUNDUKKAN HAWA NAFSU

✍🏻 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

‏مخالفة الهوى تورث العبد قوة في بدنه وقلبه ولسانه. وقال بعض السلف: الغالب لهواه أشد من الذي يفتح المدينة وحده.

“Menyelisihi hawa nafsu akan mewariskan bagi seorang hamba kekuatan pada badan, hati, dan lisannya.

Dan sebagian ulama salaf ada yang mengatakan bahwa orang yang mampu mengalahkan hawa nafsunya lebih kuat dibandingkan orang yang menundukkan sebuah kota sendirian.”

📚 Ghadzaul Albab, jilid 2 hlm. 457

🌍 Sumber || https://twitter.com/OsamaAlamri99/status/827739319519571968

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎

JANGANLAH ENGKAU MENJELEKKAN SAUDARAMU …

••┈••••○❁🔎●🔍❁○••••┈••

🌅PETUAH ULAMA🌅

••┈••••○❁🔎●🔍❁○••••┈••

❌✋📛 JANGANLAH ENGKAU MENJELEKKAN SAUDARAMU …
__

🗯🌻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

❐ ‏قال ابن القيم -رَحمـه الله – :
【 إن تعييرك لأخيك بذنبه؛
أعظم إثماً من ذنبه؛ وأشد من معصيته 】.

✋📛 “Engkau menjelek-jelekkan saudaramu dengan dosa yang dia lakukan

💦❌ Maka perbuatan itu lebih besar dari dosanya dan lebih berat dari kemaksiatannya”

📜Sumber :
{ Madarijus Salikin 1/177 }

📚 #مدارج_السالكين (١\١٧٧)📚

❀━━━━━━❃💧❃━━━━━━❀

✍🏻WhatsApp
ⓚⓘⓣⓐ🇮🇩ⓢⓐⓣⓤ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung.
🌐📲 Join Channel Telegram:
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

DIANTARA SEBAB SEMPITNYA HATI DALAM RUMAH

🏡💥⚠⭕

DIANTARA SEBAB SEMPITNYA HATI DALAM RUMAH

✍🏻 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata;

🌺 “Sesungguhnya rumah itu akan terasa lapang bagi penghuninya, akan didatangi para malaikat, akan dijauhi syaithan dan akan banyak kebaikannya: Tatkala dibacakan di dalamnya Al-Qur’an.

🔥 Dan sesungguhnya rumah itu akan terasa sempit bagi penghuninya, akan dijauhi malaikat, akan didatangi oleh syaithan dan sedikit barakahnya: Tatkala tidak dibacakan Al-Quran di dalamnya. [Shahih Sunan Ad-Darimi]

————————-

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ :

“إِنَّ الْبَيْتَ لَيَتَّسِعُ عَلَى أَهْلِه ، وَتَحْضُرُهُ الْمَلَائكة ، وَتَهْجُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَكْثُرُ خَيْرُه : أَنْ يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ.

•• وَإِنَّ الْبَيْتَ لَيَضِيقُ عَلَى أَهْلِهِ ،وَتَهْجُرُهُ الْمَلَائِكَةُ، وَتَحْضُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَقِلُّ خَيْرُهُ :أَنْ لَا يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ”.

📝[صحيح ، سنن الدارميّ (٣٣٥٢)].

📚 Sumber || t.me/munhaj_alssilf_alssalih

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

JIKA MAU DISEBUT ORANG BERAKHLAK BAIK

https://t.me/syarhussunnahlinnisa

🌻🍃

JIKA MAU DISEBUT ORANG BERAKHLAK BAIK

➖➖➖

📝 Ibnu Mas’ud mengisahkan;

✅ ‘Satu hari Rasulullah bertanya kepada para shahabatnya:

أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِمَنْ تُحَرَّمُ عَلَيْهِ النَّارُ؟

🍂 ‘Maukan kalian Aku kabarkan tentang mereka yang diharamkan masuk neraka?’

☑ Seketika saja shahabat menjawab:

قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ
🍃 ‘Yah tentu wahai Rasulullah!’

✅ Lantas Nabi bersabda:

عَلَى كُلِّ هَيِّنٍ، لَيِّنٍ، قَرِيبٍ، سَهْلٍ

🍂 ‘Neraka itu diharamkan bagi orang yang rendah hati, lemah-lembut, mudah bergaul, serta gampang dimintai tolong.”
(HR Ibnu Hibban no. 1096. Dishahihkan oleh Al Imam Al Albani dalam Ash Shahihah no. 937)
📝 Berkata Al Munawi menjelaskan hadits di atas dengan menukil perkataan Al Mawardi:

بيَّن بهذا الحديث أن حُسن الخلق يدخل صاحبَه الجنة ويُحرمه على النار، فإن حسن الخلق عبارة عن كون الإنسان سهل العريكة لين الجانب طلق الوجه قليل النفور طيب الكلمة

🔵 “Hadits di atas begitu gamblang menyebutkan bahwa berakhlak baik dapat mengantarkan pelakunya masuk surga, dan diharamkan baginya menyentuh neraka.

🌻 Luhurnya akhlak merupakan kesimpulan dari gambaran seseorang yang memiliki watak
•rendah hati,
•ramah kepada orang lain,
•berwajah manis,
•tidak membuat orang menjauh darinya,
•dan bahasa yang keluar dari mulutnya pun baik.”
(Faidhul Qadir, 4/105)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abdul Wahid bin Faiz at Tamimi

#Fawaidumum #akhlak
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

🌥🌨🌥🌨🌥🌨🌥🌨🌥

LIHATLAH AMAL-AMALMU

🌸🍃🌸

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
LIHATLAH AMAL-AMALMU
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

 

🎗 al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah,

 

“Seorang mukmin hendaknya
👉🏾senantiasa mengevaluasi,
👉🏾mengawasi,
👉🏾dan meninjau dirinya.

✋🏻 Jangan berbangga dan merasa berjasa dengan amalnya.

✔ Namun hendaknya dia berjuang bersungguh-sungguh (dalam membenahi) dirinya, semoga (dengan itu) dia selamat.”

 

📚 Syarh al-‘Aqidah al-Wasithiyyah, hal. 92

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
https://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

•4 GOLONGAN MANUSIA KETIKA TERTIMPA MUSIBAH

🚇📚📚

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
4 GOLONGAN MANUSIA KETIKA TERTIMPA MUSIBAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

 
Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

 

“Macam-macam manusia di saat musibah menimpanya:

– Syaakir (bersyukur)
– Raadhi (ridho)
– Shaabir (bersabar)
– Jaazi’ (marah). Continue reading

BERIKANLAH MAAF, HARAPKANLAH AMPUNAN

🍃🍃🍃
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🌹BERIKANLAH MAAF, HARAPKANLAH AMPUNAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

 

Oleh Al-Ustadz Marwan

 
Kelapangan dada untuk memberikan maaf kepada orang yang berbuat salah hanya dimiliki oleh seseorang yang berakhlak luhur. Memberikan maaf lebih dari sekadar menahan kemarahan. Sebab, memberikan maaf berarti memberikan toleransi atas tindakan jelek orang lain dan tidak memberikan hukuman untuk membalas kejelekan orang tersebut, bahkan tidak merasa marah. Continue reading

MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG LAIN MERUPAKAN CIRI SEMPURNA SEORANG MUKMIN

🍃🌻🌱

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG LAIN MERUPAKAN
CIRI SEMPURNA SEORANG MUKMIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

 
📖 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ

🔉 “dan orang-orang yang memaafkan manusia…”
(QS. Ali Imran:134)

Ayat di atas sedang berbicara tentang keadaan jannah (surga) yang memiliki luas seperti langit-langit dan bumi yang Allah sediakan khusus bagi orang yang bertakwa.

🌱 Di dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan beberapa ciri orang yang bertakwa, di antaranya adalah:

🔵 Berinfak di waktu lapang dan sempit.
🔵 Menahan amarah.
🔵 dan memaafkan kesalahan orang lain.

✅ Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan,
“Masuk dalam makna memaafkan manusia ialah memaafkan orang-orang yang telah berbuat jelek kepadamu baik dengan ucapan atau pun perbuatan. Memaafkan lebih tinggi lagi dari menahan amarah. Karena memaafkan adalah tidak menuntut balas disertai kelapangan dada kepada orang yang telah berbuat kejelekan.

🔘 Sifat ini hanya bersumber dari:
🔹 orang-orang yang berhias diri dengan sifat yang mulia dan membersihkan (dirinya) dari sifat yang rendah,
🔹 dan (bersumber) dari orang-orang yang sedang melakukan perdagangan bersama Allah..”
-(At-Taisir:148)

📡 Hasan al-Bashri rahimahullah berkata,

أفضل أخلاق المؤمنين : العفو

“Sifat kaum mukminin yang paling utama adalah memaafkan”
(Az-Zuhd li Ahmad hal.1680)
🕋 Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menganugerahkan kepada kita sifat pemaaf… Amin
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf

#fawaidumum
〰〰➰〰〰
🍊 Web I Twitter I Google + I Youtube
🍏 Channel https://bit.ly/warisansalaf
🌍 Twitter: @warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
https://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Memberi Maaf Menghilangkan Segala Yang Bersamanya

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👍🏻Memberi Maaf Menghilangkan Segala Yang Bersamanya
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📢Berkata Imam Al-‘Allamah Robi’ bin Hadi Al-Madkholi حفظه اللّٰه تعالى :

❝ Terkadang orang bodoh dan musuh membuatmu emosi, maka apa yang sebaiknya engkau lakukan?

Yang diharapkan darimu ialah menahan emosi hingga engkau termasuk dari orang-orang yang berbuat kebajikan, bahkan yang diharapkan darimu lebih dari itu; yaitu memberi maaf karena menahan emosi dapat meredam amarah, akan tetapi masih tersisa pada jiwamu sedikit rasa sakit, akan tetapi memberikan maaf akan menghilangkan segala sesuatu yang bersamanya.
Kedermawanan dan ketenangan jiwa, ini adalah perkara yang terpuji di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala, dan termasuk dari sifat “muqorrobin dan Al-Abror” (orang-orang yang dekat dengan Allah dan suka berbuat kebajikan); dan oleh karenanya Allah Subhanah menyatakan :

{والله يحب المحسنين}

“Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat ihsan“.

Yakni orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan manusia termasuk dari orang-orang yang berbuat ihsan. ❞.

——○●※●○——

Al-Majmu’ Ar-Roo`iq, halaman (62).

——————————————————

: – قال الإمام ربيع بن هادي المدخلي – حفظه الله

قد يغضبك السَّفيه والعدوُّ، فما هو المطلوب منك؟ المطلوب منك كظمُ الغيظ حتى تكون من الأبرار، بل المطلوب منك أكثر من ذلك؛ وهو العفو لأن كظم العيظ تكظمه، ولكن يبقى في نفسك شيء من الألم، لكن العفو يذهب معه كل شيء؛ سماحة، طيب في النفس؛ هذا أمر محمود عند الله تبارك وتعالى، ومن صفات المقربين والأبرار؛ ولهذا قال سبحانه {والله يحب المحسنين} يعني: الكاظمين الغيظ والعافين عن الناس من المحسنين

المجموع الرائق – ص62

@ImamRabee

 

Broadcast by :
WA Ahlus Sunnah Karawang
https://telegram.me/MutiaraASK
BBM Mutiara Salaf | Pin: 54ABD49E | Channel: C001C7FFE

Memberi Maaf Menghilangkan Segala Yang Bersamanya

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
https://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
http://www.ANTIKOMUNISME.com

bit.ly/syarhussunnahlinnisa

🛍🔑

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
ANTARA MUSIBAH DAN NIKMAT
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📢 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

“Musibah yang dengannya membuatmu menghadap kepada Allah LEBIH BAIK daripada nikmat yang membuatmu lupa dari mengingat Allah.”

(📜 Lihat al-Wabil ash-Shayyib, 110)

على خُـطَى السـ↶ــلف نسِير 🌸:
▪‏قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :

مصيبة تقبل بها على الله ، خير لك من نعمة تُنسيك ذكر الله .

[الوابل الصيّب (110)]

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

HADIAH BAGI ORANG YANG MENGHIBAHI

🎁🎀

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🌂HADIAH BAGI ORANG YANG MENGHIBAHI
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✏ Asy Syeikh Al Utsaimin rohimahullah:

“Oleh karena itu sebagian salaf pernah disampaikan kepadanya bahwa: “Fulan menghibahimu (membicarakan aibmu)”.

Kemudian dia berkata: “Benar demikian?”

Orang itu berkata: “Iya benar”.

🎁 Kemudian dia membuat sebuah hadiah dan diutuslah seseorang untuk menyerahkan hadiah ini bagi orang yang menghibahinya.

❓ Orang itu terheran heran bagaimana bisa dia dibicarakan aibnya tapi malah diberikan hadiah?!

✅ Dia mengatakan:
“Iya karena dia telah MENGHADIAHKAN kepadaku kebaikan kebaikannya, dan kebaikan ini akan tetap ada dan tidak lenyap, dan aku memberinya hadiah yang akan lenyap didunia ini, maka inilah sebagai ganti atas hadiah yang dia berikan padaku.

✔💦 Coba lihat bagaimana pemahaman para salaf rodhiallahu anhum.”

📃 Syarah Riyadhus Sholihin 2/122
⏺ telegram Berbagiilmuagama

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp: 🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
https://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
http://www.ANTIKOMUNISME.com

TUAN RUMAH YANG BAIK DAN TUAN TAMU YANG BIJAK

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TUAN RUMAH YANG BAIK DAN TUAN TAMU YANG BIJAK
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Menyambut Daurah Nasional 1437 H)

 

Oleh :
Abu Nasim Mukhtar “iben” Rifai La Firlaz
Marilah bersama saya untuk berpikir sebagai seorang tuan rumah yang baik! Ingat, berpikirlah dengan memposisikan diri Anda sebagai tuan rumah yang harus memuliakan tamu!

___________

Perjalanan jauh harus ditempuh. Tak hanya puluhan, bahkan ratusan hingga ribuan kilometer. Lautan yang terbentang bukanlah halangan. Terjalnya daratan juga tidak dianggap rintangan. Bahkan jauhnya perjalanan merupakan tantangan yang harus dilalui, bukan untuk dihindari.

Tak cukup sehari dua hari mesti dihabiskan. Rentang waktu cukuplah panjang. Pulang pergi bukanlah seperti membuka-menutup pintu rumah yang bisa dilakukan dalam sekejap. Berhari-hari, akan tetapi waktu yang lama juga bukan alasan untuk tidak datang.

Biaya yang dikeluarkan tak sedikit. Sudah berapa yang harus dialokasikan untuk sekedar mendapatkan dua lembar tiket pulang pergi. Belum lagi untuk makan, minum dan tempat penginapan. Untuk bisa menghadiri daurah, barangkali sebagian kawan harus menabung sepanjang tahun. Belum lagi biaya yang harus ditinggalkan dirumah untuk kebutuhan keluarga selama ditinggal safar. Biaya yang besar menjadi sebuah pengorbanan tersendiri.

Capek dan lelah selalu menyertai. Capek dan lelah itu tak hanya mengiringi keberangkatan. Capek dan lelah itu masih saja dirasakan walaupun telah tiba di lokasi. Bahkan tak cukup sampai disitu, capek dan lelah akan terus terbawa walaupun jasad telah kembali lagi ke kampung halaman. Capek dan lelah menjadi sebuah keharusan yang tak terpisahkan.

Ada pekerjaan yang harus ditinggal. Sementara tidak semua perusahaan dapat dengan mudah mengijinkan. Sebagian kawan harus melobi berulang-ulang. Dengan cara pendekatan dan terus pendekatan sehingga ijin keberangkatan didapatkan. Mereka harus berlibur dari aktifitas harian, yang pastinya berkonsekuensi berkurangnya pendapatan. Itulah perjuangan!

Anak istri tak mungkin diajak serta. Bahkan sebagian ikhwan, ada yang sehari-hari harus merawat orangtua, akhirnya dengan berat hati memohon keluarga yang lain untuk menggantikan selama ia pergi. Itupun pasti setelah orangtua mengijinkan.

Mereka adalah tamu-tamu kita. Mereka tiba di negeri kita, sebuah negeri yang asing bagi mereka. Mereka kesini, ke negeri Ngayogyakarta ini demi menuntut ilmu agama. Menimba dan meneguknya langsung dari para ulama yang berkenan hadir. Mereka hendak sejenak merasakan, seperti apakah melaksanakan rihlah thalabul ilmi, yakni perjalanan suci yang jauh demi menghimpun ilmu-ilmu agama.

Mereka adalah tamu-tamu kita. Mereka berangkat meninggalkan negeri mereka agar dapat berkumpul. Sebab di negeri kita akan berhimpun, berbondong-bondong belasan bahkan puluhan ribu saudara yang dipersatukan di atas aqidah dan manhaj yang sama. Mereka ingin menjadi saksi akan pertemuan sekian banyak hamba yang saling mencintai karena Allah di atas jalan kebenaran.

Saudaraku, marilah menjadi tuan rumah yang baik! Kita buat negeri kita di Ngayogyakarta ini seperti negeri mereka sendiri. Layanilah mereka, tamu-tamu kita, seperti kita melayani diri sendiri. Sambutlah mereka dengan hangat, dengan senyum simpul, dengan tangan terbuka, dengan dada yang luas dan dengan kata-kata yang membuat nyaman.

Saudaraku, marilah kita berjaga agar mereka nyenyak dalam tidurnya. Marilah kita menjaga kendaraan dan barang-barang milik mereka, supaya tenang dalam menimba ilmu. Tak usah cemberut dan tak perlu bermasam muka kepada mereka. Sebab, kita ingin menjadi tuan rumah yang baik. Sebab kita ingin melaksanakan sabda Rasulullah : ”Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaknya ia memuliakan tamu-nya”.

00000__00000

Marilah bersama saya untuk berpikir sebagai seorang tuan tamu yang bijak! Ingat, berpikirlah dengan membayangkan diri Anda sebagai tuan tamu yang harus menghormati tuan rumah.
___________

Sudah lebih dari sepekan yang lalu mereka bekerja. Ada banyak persiapan yang mesti diselesaikan. Bahkan sebagian dari mereka telah mulai bekerja sejak sebulan sebelum Ramadhan. Bagian perijinan, bukankah mereka telah bertugas sejak sebulan sebelum Ramadhan? Ini acara besar dan ini adalah kegiatan akbar, sehingga tidak sembarangan dikerjakan. Semua harus resmi dan semua mesti prosedural.

Ada banyak instansi yang harus disowani. Mulai dari RT hingga tingkat Kabupaten. Polsek, Polres, Polda hingga ke Mabes Polri. Kementrian Agama mulai dari tingkat Kabupaten, disusul wilayah sampai pusat pun harus ditembus. Itu semua di dua kabupaten, Bantul dan Sleman. Anda pasti tahu seperti apakah kesabaran ekstra yang harus dipersiapkan jika harus berhadapan dengan birokrasi.

Ada banyak takmir masjid yang harus disowani. Bahkan sampai radius 3 km dari lokasi kegiatan, hampir semua masjid ditembusi. Hanya demi menyampaikan “kulo nuwun”, permisi dan mohon maklum bahwa dalam beberapa hari ke depan, saudara-saudara kami yang jumlahnya belasan ribu akan sedikit meramaikan suasana.

Banyak waktu dihabiskan untuk merekayasa lokasi. Memikirkan bagaimana cara terbaik dan paling efektif lagi memudahkan tamu untuk memarkirkan kendaraan. Ada ribuan sepeda motor, ratusan mobil dan puluhan bis yang harus dipikirkan matang-matang, bagaimanakah cara menata yang baik? Sebab lahan terbatas. Lokasi lumayan sempit. Sementara, lokasi acara berada di salah satu sudut dari pusat kota.

Walaupun terhitung resmi hanya dua hari, namun mereka harus menyiapkan dan menyediakan lokasi kamar mandi yang cukup. Buang air kecil dan buang air besar bukanlah sesuatu yang bisa ditahan-tahan atau boleh ditunda. Puluhan kamar mandi plus WC disiapkan oleh mereka. Bagi yang mengerti dan memahami seluk beluk urusan ini, pasti menyadari bahwa pekerjaan ini bukanlah hal yang mudah.

Masih seabreg lagi pekerjaan mereka. Menaikkan daya listrik, mempersiapkan sound system yang baik, menyiapkan tikar-karpet dan tenda-tenda, mendirikan dapur-dapur umum, merancang sistem kebersihan dari alat hingga shift beserta para petugasnya, parkir dan keamanan internal, melakukan ke-humasan kepada masyarakat sekitar, penyebaran pamflet dan brosur acara, posko kesehatan yang layak, bagian pusat komunikasi dan informasi serta masih banyak lagi pekerjaan-pekerjaan lain.

Ingat, saudaraku! Acara ini adalah acara bertaraf nasional bahkan internasional. Sebab para pemateri berasal dari Timur Tengah. Sebagian peserta berasal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Tentunya panitia benar-benar bekerja secara maksimal. Dan ingat, itu semua mereka lakukan tanpa upah atau gaji. Mereka melakukannya karena ingin menjadi tuan rumah yang baik.

Saudaraku, marilah kita menjadi tuan tamu yang bijak. Bijak dalam bersikap dan bijak dalam menilai. Apapun peraturan dan tata tertib yang dibuat oleh tuan rumah, marilah kita patuhi dan kita hormati. Marilah kita bersikap bijak dengan mengikuti arahan-arahan dari Panitia. Ingat, apapun yang mereka putuskan adalah demi kebaikan kita bersama.

Marilah menjaga sikap yang baik dan sopan kepada warga masyarakat sekitar. Sebab, dakwah kita akan dinilai baik buruknya dengan sikap kita kepada masyarakat. Marilah kita menjaga kebersihan masjid Agung Manunggal Bantul dan juga masjid-masjid di sekitarnya yang kita pakai. Sebab, dakwah Salafiyyah adalah dakwah yang sangat memperhatikan kebersihan masjid.

Saudaraku, cobalah untuk mengucapkan salam bahkan bila perlu ucapan terima kasih kepada Panitia yang sedang mengumpulkan sampah-sampah kita, kepada panitia yang sedang menyapu di halaman masjid, kepada panitia yang sedang menata parkir kendaraan, kepada panitia yang sedang memperbaiki fasilitas kamar mandi, kepada panitia yang sedang mengatur listrik dan sound system juga kepada panitia yang sedang beristirahat di tenda-tenda darurat mereka. Cobalah tersenyum dan sapa mereka. Pegang erat-erat tangan mereka sambil ucapkan : Jazaakumullahu khairan!”.

00000__00000

Jika Anda adalah tuan rumah yang baik, pasti berpikir bagaimana rasanya menjadi tuan tamu yang telah berkorban dalam perjalanan yang jauh, menelan biaya yang tidak sedikit dan capek lelah hingga sampai di masjid Agung Bantul.

Jika Anda adalah tuan tamu yang bijak, pasti bisa membayangkan bagaimanakah perjuangan panitia untuk mensukseskan acara akbar nasional ini. Sama seperti anda, mereka juga berkorban waktu dan tenaga, mereka juga meninggalkan keluarga, mereka juga capek dan lelah.

Jika demikian, Anda sebagai tuan rumah akan semaksimal mungkin dalam memuliakan tamu. Dan Anda yang menjadi tuan tamu akan bisa menghargai dan menghormati tuan rumah.

Akhirnya, masing-masing bertekad untuk memposisikan saudaranya seperti ia memposisikan dirinya sendiri.

Teringat dengan sabda Rasulullah : ”Tidaklah sempurna iman kalian, sampai ia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai kebaikan itu untuk dirinya sendiri”. Bukankah kita semua seperti layaknya satu tubuh? Satu sama lain saling merasakan. Bukan saling acuh dan tidak peduli, atau saling menyakiti. Semoga Allah meridhai kita semua, baik sebagai tuan rumah maupun tuan tamu.

Lendah Kulonprogo

30 Syawal 1437 H / 03 Agustus 2016

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
KAJIAN ISLAM LENDAH
Ngaji Tiada Henti !!!
http://tlgrm.me/kajianislamlendah
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

INILAH LETAK-LETAK KEBAIKAN

○●○●○●○●○●○●○
◽ INILAH LETAK-LETAK KEBAIKAN
ーーーーーーー ーーーーーーー ーーー
‏قال الترمذي :

‏صلاحُ الفتى في العلم
‏وصلاحُ الكَهلِ في المسجد
‏وصلاح المرأةِ في البيت
‏وصلاحُ المُؤذي في السّجن.

‏ السّير للذهبي
‏ 441/13
ーーーーーーーー

🎓 Imam At-Tirmidzi rahimahullahu ta’ala berkata:

✔ Kebaikan seorang pemuda adalah pada ilmu

✔ Kebaikan orang tua adalah di dalam masjid

✔ Kebaikan seorang wanita adalah di dalam rumahnya

✔ Kebaikan orang yang suka menyakiti saudaranya adalah di dalam penjara.

📚As-siyar karya Adz-Dzahabi 13/441

________

✒FIK

📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar

📲www.almaroni.blogspot.com

🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹🌿

Petuah Sang Guru

➖🌸➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📜 Petuah Sang Guru ❗📜
➖🌸➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📢Imam Al-Muzany bercerita:

“Aku menemui Imam Asy-Syafi’i menjelang beliau wafat, lalu aku bertanya:
‘Bagaimana keadaanmu pada pagi ini, wahai Ustadzku?’

✒Beliau menjawab,
“Pagi ini aku akan melakukan perjalanan meninggalkan dunia, akan berpisah dengan kawan-kawanku, akan meneguk gelas kematian, akan menghadap kepada Allah dan akan menjumpai kejelekan amalanku.

Aku tidak tahu: apakah diriku berjalan ke surga sehingga aku mendapatkan ucapan kegembiraan, atau berjalan ke neraka sehingga aku dapat menghibur hati dari kesedihan.”💦

——–
📢Aku berkata,
“Nasihatilah aku.”

✒Maka beliau berpesan kepadaku:

👉”Bertakwalah kepada Allah permisalkanlah akhirat dalam hatimu,
👉Jadikanlah kematian antara kedua matamu,
👉Janganlah lupa bahwa engkau akan berdiri di hadapan Allah,
👉Takutlah terhadap Allah ‘Azza wa Jalla,
👉Jauhilah segalah hal yang Dia haramkan,
👉Laksanakanlah segala perkara yang Dia wajibkan
👉Hendaknya engkau bersama Allah di manapun engkau berada,
👉Janganlah sekali-kali engkau menganggap kecil nikmat Allah kepadamu -walaupun nikmat itu sedikit- dan balaslah dengan bersyukur,
👉Jadikanlah diammu sebagai tafakkur, pembicaraanmu sebagai dzikir dan pandanganmu sebagai pelajaran
👉Maafkanlah orang yang menzhalimimu,
👉Sambunglah (silaturrahmi dari) orang yang memutus silaturahmi terhadapmu,
👉Berbuat baiklah kepada siapapun yang berbuat jelek kepadamu
👉Bersabarlah terhadap segala musibah,
👉dan berlindunglah kepada Allah dari api neraka dengan ketakwaan.”

—–

📢Aku berkata:
“Tambahlah (nasihatmu) kepadaku❗”

✒Beliau melanjutkan:

👉🏾”Hendaknya kejujuran adalah lisanmu,
👉🏾menepati janji adalah tiang tonggakmu,
👉🏾rahmat adalah buahmu,
👉🏾kesyukuran sebagai thaharahmu,
👉🏾kebenaran sebagai perniagaanmu,
👉🏾kasih sayang adalah perhiasanmu,
👉🏾kecerdikan adalah daya tangkapmu,
👉🏾ketaatan sebagai mata percaharianmu,
👉🏾ridha sebagai amanahmu,
👉🏾pemahaman adalah penglihatanmu,
👉🏾rasa harapan adalah kesabaranmu,
👉🏾rasa takut sebagai pakaianmu,
👉🏾shadaqah sebagai pelindungmu,
👉🏾dan zakat sebagai bentengmu.

👉🏾”Jadikanlah rasa malu sebagai pemimpinmu,
👉🏾sifat tenang sebagai menterimu,
👉🏾tawakkal sebagai baju tamengmu,
👉🏾dunia sebagai penjaramu,
👉🏾dan kefakiran sebagai pembaringanmu.”

👉🏾”Jadikanlah kebenaran sebagai pemandumu,
👉🏾haji dan jihad sebagai tujuanmu,
👉🏾Al-Qur`an sebagai juru bicaramu dengan kejelasan,
👉🏾serta jadikanlah Allah sebagai Penyejukmu. ”

“Barangsiapa yang bersifat seperti ini, surga adalah tempat tinggalnya.”👍🌸
————

🌤Kemudian, Imam Asy-Syafi’i mengangkat pandangannya ke arah langit seraya menghadirkan susunan ta’bir.
Lalu beliau bersya’ir:

“Kepada-Mu -wahai Ilah segenap makhluk,
wahai Pemilik anugerah dan kebaikan-

💦Kuangkat harapanku, walaupun aku ini seorang yang bergelimang dosa

💦Tatkala hati telah membatu dan sempit segala jalanku, kujadikan harapan pengampunan-Mu sebagai tangga bagiku

💦kurasa dosaku teramatlah besar, tetapi tatkala dosa-dosa itu kubandingkan dengan maaf-Mu -wahai Rabb-ku-, ternyata maaf-Mu lebihlah besar

💦Terus menerus Engkau Maha Pemaaf dosa, dan terus menerus Engkau memberi derma dan maaf sebagai nikmat dan pemuliaan

💦Andaikata bukan karena-Mu, tidak seorang pun ahli ibadah yang tersesat oleh Iblis
Bagaimana tidak, sedang dia pernah menyesatkan kesayangan-Mu, Adam

💦Kalaulah Engkau memaafkan aku, Engkau telah memaafkan Seorang yang congkak, zhalim lagi sewenang-wenang yang masih terus berbuat dosa

💦Andaikata Engkau menyiksaku, tidaklah aku berputus asa, Walaupun diriku telah engkau masukkan ke dalam Jahannam lantaran dosaku

💦Dosaku sangatlah besar, dahulu dan sekarang, Namum maaf-Mu -wahai Maha Pemaaf- lebih tinggi dan lebih besar

{ Tarikh Ibnu Asakir Juz 51 hal. 430-431}

___________
10 Ramadhan 1437
🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀
Sidayu Gresik
Harrosahallah
🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊

🔵Channel Telegram UI🔵
http://bit.ly/uimusy

Kunjungi Website Kami MUSY
[Muslim Salafy]
http://www.musy.salafymedia.com
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
Whatsapp🌹syarhus sunnah lin nisaa`
Channel Telegram:
http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa
Website:
https://catatanmms.wordpress.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•