Ketentuan Waktu Penyerahan Mahar (Silsilah Fatwa Fikih Keluarga – 13)

بـــسم اللّـــه الرّحمن الرّحيـــم

✍ Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata :

👉🏻 “Perkara ini kembali kepada kesepakatan suami dengan istri, atau suami dengan wali wanita. Jika keduanya sepakat dengan suatu ketentuan, maka tidak masalah, baik disegerakan penyerahannya atau diakhirkan. Ini merupakan perkara yang longgar, alhamdulillah.

●> Berdasarkan sabda Nabi ﷺَ :

الْمُسْلِمُونَ عَلَى شُرُوطِهِمْ

“Kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka.”
(HR. Tirmidzi)

●> Begitu pula sabda beliau ﷺَ :

إِنَّ أَحَقَّ الشُّرُوطِ أَنْ يُوفُى بِهِ مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوجَ

“Sesungguhnya syarat yang paling berhak untuk dipenuhi adalah syarat yang kalian gunakan untuk menghalalkan kemaluan wanita.”
(Muttafaq ‘alaih)

👉🏻 Jika kedua pihak sepakat bahwa mahar didahulukan atau diakhirkan, atau didahulukan sebagian dan diakhirkan sebagian, maka semua itu tidak masalah.

👉🏻 Akan tetapi, yang sesuai sunnah adalah menyebutkan mahar tersebut ketika akad nikah.”

📚 Majmu’ (21/89-90)

✍ قال الشيخ ابن باز رحمه الله :
هذه المسألة ترجع إلى اتفاق الزوجين، أو الزوج وولي المرأة، إذا اتفقا على شيء فلا بأس به، من تعجيل أو تأجيل، كل ذلك واسع والحمد لله؛ لقوله ﷺَ: «الحديث» رواه الترمذي، وقوله ﷺَ: «الحديث» متفق عليه، فإذا اتفقا على أن المهر يقدم أو يؤخر، أو يقدم بعضه ويؤخر بعضه، فكل ذلك لا بأس به؛ لكن السنة أن يسمي شيئًا عند العقد؛
📚 مجموع (٢١ / ٨٩-٩٠)
https://t.me/salafy_cirebon
http://www.salafycirebon.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
WA 🌹syarhus sunnah lin nisaa
http://t.me/syarhussunnahlinnisa
http://t.me/Arsip_PosterSSLN
https://catatanmms.wordpress.com
🖥 https://akhwat.net

Karena Engkau Wajib Menuntut Ilmu

🇸 🇸 🇱 🇳

••••🌸▫️🌸▫️🌸▫️🌸••••