Apakah Boleh Membatalkan Nikah Bila Istrinya Bukan Gadis? (Silsilah Fatwa Fikih Keluarga – 15)

بـــسم اللّـــه الرّحمن الرّحيـــم

✍ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

👉🏻❌ “Yang sudah diketahui oleh para ahli fikih bahwa seseorang jika menikahi seorang wanita dengan berharap dia masih gadis, sedangkan ia tidak mempersyaratkan harus masih gadis, maka ia tidak boleh membatalkan nikahnya.

Itu karena kegadisan bisa saja hilang oleh kesembronoan wanita tersebut, atau karena sebuah lompatan kuat yang menyobek kegadisannya, atau dipaksa untuk berzina.

☝🏻❌ Selama kemungkinan ini ada, maka lelaki itu tidak boleh membatalkan nikahnya, jika ia mendapati istrinya bukan gadis.

👉🏻 Adapun, jika ia mempersyaratkan kegadisan wanita tersebut, lalu mendapati istrinya bukan gadis, maka ia boleh memilih (batal nikah atau tetap melanjutkannya).”

📚 Silsilah Liqa-atil Babil Maftuh (67)

✍ قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
المعروف عند الفقهاء أن الإنسان إذا تزوج امرأة على أنها بكر، ولم يشترط أن تكون بكراً، فإنه لا خيار له، وذلك لأن البكارة قد تزول بعبث المرأة بنفسها أو بقفزة قوية تُمَزِّق البكارة، أو بإكراه على زنا، فما دام هذا الاحتمال وارداً فإنه لا فسخ للرجل إذا وجدها غير بكر. أما إذا اشترط أن تكون بكراً فإن وجدها غير بكر فله الخيار.
📚 سلسلة لقاءات الباب المفتوح (٦٧)

https://t.me/salafy_cirebon
http://www.salafycirebon.com

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
WA 🌹syarhus sunnah lin nisaa
http://t.me/syarhussunnahlinnisa
http://t.me/Arsip_PosterSSLN
https://catatanmms.wordpress.com
🖥 https://akhwat.net

Karena Engkau Wajib Menuntut Ilmu

🇸 🇸 🇱 🇳

••••🌸▫️🌸▫️🌸▫️🌸••••