*PENGIN NIKAH ?* *Perhatikan 21 Poin Penting Ini* Bag 2

๐Ÿ’๐Ÿก๐Ÿ’๐Ÿก๐ŸŒป๐Ÿก๐Ÿ’๐Ÿก๐Ÿ’๐Ÿก

โ€ข https://t.me/syarhussunnahlinnisa

Bag 2โƒฃ

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
๐Ÿค๐Ÿป๐Ÿ’ *PENGIN NIKAH ?*
*Perhatikan 21 Poin Penting Ini*
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
โœOleh:
Al-Ustadz Abdullah al-Jakarty hafizhahullah

.
.
.

8โƒฃ. *NAZHOR (Melihat Wanita yang Hendak Dipinang)*

Diantara hal yang dianjurkan sebelum seorang pria meminang seorang wanita adalah me-nazhor wanita tersebut.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist, Rasulullaah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda,

ุฅุฐุง ุฎุทุจ ุฃ ุญุฏูƒู… ุงู„ู…ุฑุฃ ุฉ ูุฅู† ุงุณุทุงุน ุฃู† ูŠู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ู…ุงูŠุฏุนูˆ ุฅู„ู‰ ู†ูƒุงุญู‡ุงูู„ูŠูุนู„

_”Apabila seseorang di antara kalian meminang wanita, apabila dia bisa melihat apa yang mendorongnya untuk menikahinya, hendaklah dia lakukan.”_
(HR. Abu Dawud; dinyatakan hasan oleh asy-Syaikh al-Albani)

๐Ÿ“ *Ada beberapa ketentuan dalam masalah nazhor yang penting untuk diperhatikan sebagai berikut:*

๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Dia benar-benar berazam untuk melamar atau menikahi si wanita.*
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Besar dugaan bahwa lamarannya diterima.*
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Tidak boleh berduaan.* Si wanita harus ditemani mahram.
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Dia tidak bermaksud untuk bersenang-senang* (menikmati). Maksudnya adalah nazhor.
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Si wanita tidak boleh berdandan mempercantik diri.*
9โƒฃ. *BAGIAN YANG DI NAZHOR*

Boleh melihat wanita pada bagian tubuhnya yang biasa tampak di depan mahramnya.

Bagian ini biasa tampak dari si wanita ketika ia sedang bekerja di rumahnya, seperti
>> *wajah,*
>> *dua telapak tangan,*
>> *leher,*
>> *kepala,*
>> *dua betis*
>> *dan dua telapak kaki.*

Hal ini berdasarkan hadist Rasulullaah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…

_”Apabila seseorang dari kalian meminang seorang wanita lalu ia mampu melihat dari si wanita apa yang mendorongnya untuk menikahinya, hendaklah ia melakukannya.”_
(HR. Abu Dawud; dinilai hasan oleh asy-Syaikh al-Albani)
๐Ÿ”Ÿ. *MENGERJAKAN SHOLAT ISTIKHOROH Ketika Hendak Menikah atau dalam Urusan Lain*

Dalam sebuah hadist, Jabir ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ menuturkan,

_”Rasulullaah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… mengajari kami istikharah di dalam segala urusan kami sebagaimana mengajari kami surah di dalam al-Qur’an._

โ—> Beliau bersabda,
_’Apabila salah seorang di antara kalian mempunyai urusan, hendaklah ia mengerjakan sholat dua rakaat lalu berdoa,_

*’Ya Allah aku meminta dengan ilmu yang ada pada-Mu pilihan yang terbaik bagiku. AKu meminta ditetapkannya urusanku ini sesuai kehendak-Mu. Aku memohon karunia-Mu yang agung. Engkaulah yang menetapkan, sedangkan aku tidak mampu menetapkan. Engkulah yang tahu, sedang aku tidak tahu. Engkaulah yang Maha Tahu tentang perkara-perkara ghaib. Wahai Allah apabila menurut-Mu urusan ini baik bagi diriku, agamaku, dan penghidupanku dan baik juga akibat-akibatnya (dalam riwayat lain disebutkan: pada masa sekarang atau dikemudian hari), tetapkanlah hal itu untukku. Namun, apabila menurut-Mu urusan ini jelek bagi diriku, agamaku, dan penghidupanku, dan jelek juga akibat-akibatnya (dalam riwayat lain disebutkan: pada masa sekarang atau dikemudian hari), jauhkanlah hal itu dariku dan jauhkanlah aku dari hal itu. Tetapkanlah selalu kebaikan untukku apapun keadaannya lalu jadikanlah aku ridha padanya.’*
_setelah membaca itu hendaklah dia menyebutkan keperluannya’.”_
(HR. al-Bukhari)
1โƒฃ1โƒฃ. *KHITBAH (PINANGAN)*

Seorang pria telah berketetapan hati untuk menikahi seorang wanita, hendaklah meminang wanita tersebut kepada walinya.

Rasulullaah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… pernah bersabda,

ู„ุง ูŠุฎุทุจ ุงู„ุฑู‘ุฌู„ ุนู„ู‰ ุฎุทุจุฉ ุฃ ุฎูŠู‡ ุญุชู‰ ูŠู†ูƒุญ ุฃ ูˆูŠุชุฑูƒ

_”Tidak boleh seseorang meminang wanita yang telah dipinang oleh saudaranya hingga saudaranya itu menikahi si wanita atau meninggalkannya (membatalkan pinangannya).”_
(HR. al-Bukhari)

๐Ÿ“Dalam masalah ini ada beberapa keadaan:
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Seorang pria mengkhitbah seorang wanita dan diterima.*
Pada kondisi ini tidak boleh pria lain datang untuk mengkhitbah wanita tersebut.
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Wanita yang dikhitbah menolaknya.*
Jika kondisinya seperti ini, boleh pria lain datang untuk mengkhitbahnya.
๐Ÿ‘‰๐Ÿป *Jika belum diketahui wanita itu menerima atau menolaknya,* tidak boleh pria lain mengkhitbahnya.
1โƒฃ2โƒฃ. *MAHAR*

Mahar adalah pemberian berupa harta atau selainnya kepada istri dengan sebab pernikahan. *Memperingan mahar dianjurkan.*

Rasulullaah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda,
_”Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya.”_
(HR. Abu Dawud)
1โƒฃ3โƒฃ. *SYARAT SAH NIKAH*

Berikut adalah syarat sah nikah:

1. *Kepastian siapa mempelai laki-laki dan siapa mempelai wanita* dengan isyarat (menunjuk) atau dengan menyebutkan nama atau sifatnya yang khusus.
2. *keridhaan dari tiap-tiap pihak,* dengan dalil hadist Abu Hurairah secara marfu’,
_”Tidak boleh seorang janda dinikahkan hingga ia diajak musyawarah/dimintai pendapat, dan tidak boleh seorang gadis dinikahkan sampai ia dimintai izin.”_
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
3. *Adanya wali bagi calon memelai wanita.*
4. *Adanya dua saksi,* berdasarkan hadist Jabir bin ‘Abdullah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ secara marfu’,

ู„ุง ู†ูƒุงุญ ุฅ ู„ุง ุจูˆู„ูŠ ูˆุดุงู‡ุฏูŠ ุนุฏู„

_”Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi yang adil.”_
(HR. al-Khamsah kecuali an-Nasa’i; dinilai shahih oleh al-Albani)
1โƒฃ4โƒฃ. *YANG BERHAK MENJADI WALI*

Diantara sekian wali yang paling berhak untuk menjadi wali si wanita adalah…….
.
.
.

*Bersambung, insyaAllah*

————————–

๐ŸŒธ Alhamdulillaah ditulis ulang dari Majalah Muslimah Qonitah Edisi 35/VOL. 03/1439H – 2018 Hal 61 – 66

โ”ˆโ”ˆโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ”ˆโ”ˆ
>> 05 Rabi’ul Awwal 1440H
ยค WA Syarhus Sunnah Lin Nisaa
ยค Channel Telegram: https://t.me/syarhussunnahlinnisa
ยค Website: htpps://catatanmms.wordpress.com

~โ—โ—‹โ—๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธโ—โ—‹โ—~

Advertisements