KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

๐ŸŒค๐ŸŒฅ๐ŸŒค๐ŸŒฅ๐ŸŒค๐ŸŒฅ๐ŸŒค๐ŸŒฅ๐ŸŒค๐ŸŒฅ๐ŸŒค

โœ…๐ŸŒน KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

 

๐Ÿ“ข Bulan Ramadhan memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

 

 

1โƒฃ. BULAN AL-QUR’AN

 

ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูู†ู’ุฒูู„ูŽ ูููŠู‡ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขูŽู†ู ู‡ูุฏู‹ู‰ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽุจูŽูŠู‘ูู†ูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุงู„ู’ููุฑู’ู‚ูŽุงู†ู…

 

๐Ÿƒ” Bulan Ramadhan adalah (bulan) diturunkannya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai penjelas berupa petunjuk dan pembeda (al-haq dengan al-bathil)โ€ฆ”

(Q.S al-Baqoroh:185).

 

๐ŸŒท Rasulullah shollallahu alaihi wasallam pada bulan Ramadhan setiap malam selalu bertadaarus al-Quran dengan Jibril.

 

ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฌูุจู’ุฑููŠู„ู ูŠูŽู„ู’ู‚ูŽุงู‡ู ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ููŽูŠูุฏูŽุงุฑูุณูู‡ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ

 

๐Ÿƒ “Jibril menemui Nabi setiap malam di bulan Ramadhan dan mengajarkan/menyimak bacaan al-Quran (dari beliau).”

(H.R alBukhari).

 

๐Ÿ”ฐ Tadaarus al-Quran adalah proses belajar menepatkan bacaan al-Quran. Satu orang membaca, yang lain menyimak. Bisa dengan hafalan, atau dengan melihat mushaf. Bisa dalam hal pengucapan (kaidah-kaidah qiroโ€™ah dan tajwid) atau pemahaman makna.

 

๐Ÿ”– Sebagian Ulamaโ€™ menjelaskan bahwa tadaarus al-Quran antara Nabi dengan Jibril tersebut adalah keduanya saling membaca dan menyimak bergantian. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Baari.

 

๐ŸŽ Tujuan utama tadaarus adalah belajar menepatkan bacaan. Karena itu tidak benar jika tadaarus dijadikan ajang balapan bacaan, sesegera mungkin ingin menyelesaikan, tanpa memperhatikan benar tidaknya pengucapan lafadz al-Quran. Selain itu, tadaarus di masjid tidak perlu menggunakan pengeras suara yang bisa mengganggu kaum muslimin lain di sekitarnya yang sebagian mereka ada yang berdzikir, membaca al-Qurโ€™an atau bahkan sholat.

 

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽุนููŠุฏู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุนู’ุชูŽูƒูŽููŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ููŽุณูŽู…ูุนูŽู‡ูู…ู’ ูŠูŽุฌู’ู‡ูŽุฑููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู‚ูุฑูŽุงุกูŽุฉู ููŽูƒูŽุดูŽููŽ ุงู„ุณู‘ูุชู’ุฑูŽ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู„ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽ ูƒูู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽุงุฌู ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ู ููŽู„ูŽุง ูŠูุคู’ุฐููŠูŽู†ู‘ูŽ ุจูŽุนู’ุถููƒูู…ู’ ุจูŽุนู’ุถู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑู’ููŽุนู’ ุจูŽุนู’ุถููƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูŽุนู’ุถู ูููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽุงุกูŽุฉู

 

๐Ÿƒ Dari Abu Said beliau berkata:

” Rasulullah shollallahu alaihi wasallam beriโ€™tikaf di masjid kemudian beliau mendengar para Sahabat mengeraskan bacaan. Kemudian beliau menyingkap tirai, dan bersabda: Ingatlah, setiap kalian sedang bermunajat kepada Tuhannya. Maka jangan sekali-kali sebagian mengganggu yang lain. Jangan mengeraskan bacaan satu sama lain.”

(H.R Abu Dawud no 1135, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, al-Hakim, adz-Dzahaby dan al-Albany).

 

๐Ÿ’ Ramadhan adalah bulan al-Quran. Karena itu para Ulama Salaf semakin menyibukkan diri dengan al-Quran di bulan Ramadhan. Waktu mereka banyak terisi dengan bacaan al-Quran, terlebih di waktu malam.

 

 

2โƒฃ. DIBUKA PINTU SURGA, DITUTUP PINTU NERAKA

 

3โƒฃ. SYAITHAN DIBELENGGU

 

๐ŸŒท Dalil untuk poin 2 dan 3, adalah hadits:

 

ุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ู ููุชู‘ูุญูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุบูู„ู‘ูู‚ูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุฌูŽู‡ูŽู†ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽุณูู„ู’ุณูู„ูŽุชู’ ุงู„ุดู‘ูŽูŠูŽุงุทููŠู†ู

 

” Jika datang bulan Ramadhan, dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu Jahannam, dan dibelenggu para Syaithan.”

(H.R alBukhari dan Muslim).

 

๐Ÿ”Ž Jika ada pertanyaan:

โ€˜Jika Syaithan telah terbelenggu, mengapa di bulan Ramadhan masih ada kemaksiatanโ€™โ“

 

๐Ÿ“ Jawabannya adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh al-Imam al-Qurthuby:

 

1. Berkurangnya kemaksiatan terjadi pada orang-orang yang menjalankan shoum dengan benar, memenuhi syarat-syarat dan adab-adabnya dengan baik.

 

2. Yang dibelenggu tidaklah semua Syaithan, namun marodatus syayaathiin (Syaithan-Syaithan yang tergolong paling durhaka), sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang lain.

 

3. Pada bulan Ramadhan, kemaksiatan menjadi berkurang dibandingkan pada bulan lain (tidak berarti hilang kemaksiatan seluruhnya).

 

4. Seandainya seluruh Syaithan telah dibelenggu, hal-hal yang menyebabkan adanya kemaksiatan masih ada, seperti: jiwa yang buruk, kebiasaan yang buruk, dan Syaithan dari kalangan manusia.

(disarikan dari nukilan Ibnu Hajar dalam Fathul Baari (4/114).

 

โฌ‡

 

4โƒฃ. TIAP MALAM PADA BULAN RAMADHAN ADA YANG TERLEPAS DARI API NERAKA.

 

ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุตููู‘ูุฏูŽุชู’ ุงู„ุดู‘ูŽูŠูŽุงุทููŠู†ู ูˆูŽู…ูŽุฑูŽุฏูŽุฉู ุงู„ู’ุฌูู†ู‘ู ูˆูŽุบูู„ู‘ูู‚ูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠููู’ุชูŽุญู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุจูŽุงุจูŒ ูˆูŽููุชูุญูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุบู’ู„ูŽู‚ู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุจูŽุงุจูŒ ูˆูŽู†ูŽุงุฏูŽู‰ ู…ูู†ูŽุงุฏู ูŠูŽุง ุจูŽุงุบููŠูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ุฃูŽู‚ู’ุจูู„ู’ ูˆูŽูŠูŽุง ุจูŽุงุบููŠูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ุฃูŽู‚ู’ุตูุฑู’ ูˆูŽู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุนูุชูŽู‚ูŽุงุกู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู

 

๐Ÿƒ “Jika (masuk) malam pertama Ramadhan, Syaithan-syaithan dan yang paling durhaka dari Jin dibelenggu. Ditutup pintu-pintu neraka, dan tidak dibuka satupun. Dibuka pintu-pintu surga dan tidak ditutup satupun. Ada penyeru yang berseru: ‘Wahai yang mengharapkan kebaikan, menghadaplah. Wahai yang menginginkan keburukan, tahanlah’. Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka. Dan itu terjadi pada tiap malam.”

 

(H.R atTirmidzi, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan al-Albany).

 

๐ŸŒ  Inilah yang shahih. Itqun minan Naar terjadi pada tiap malam bulan Ramadhan.

 

๐Ÿ’ฅ Sedangkan pembagian Ramadhan menjadi 10 hari pertama rahmat, 10 hari kedua maghfirah (ampunan), dan 10 hari terakhir adalah itqun minan Naar adalah berdasar hadits yang tidak shahih. Dilemahkan oleh al-โ€˜Uqoily dan al-Albany.

 

โœ… Sesungguhnya pada tiap malam Ramadhan adalah penuh dengan rahmat, maghfirah, dan itqun minan naar. Wallaahu Aโ€™lam.

 

 

5โƒฃ. TERDAPAT SUATU AMALAN YANG LEBIH BAIK DARI SERIBU BULAN (Lailatul Qodar).

 

ูˆูŽูููŠู‡ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŒ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู„ู’ูู ุดูŽู‡ู’ุฑู ู…ูŽู†ู’ ุญูุฑูู…ูŽู‡ูŽุง ููŽู‚ูŽุฏู’ ุญูุฑูู…ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ูƒูู„ู‘ูŽู‡ู

 

๐Ÿƒ” Di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalangi darinya, maka sungguh telah terhalangi kebaikan seluruhnya.”

 

(H.R Ibnu Majah, Ahmad, dishahihkan Syaikh al-Albany).

 

 

6โƒฃ. KEKHUSUSAN QIYAAMUL LAIL (tarawih dan witir) DI BULAN RAMADHAN, PENGHAPUS DOSA YANG TELAH LALU.

 

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฅููŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู

 

๐Ÿƒ “Barangsiapa yang qiyaamul lail di Ramadhan dengan iman (terhadap pensyariatannya) dan ihtisab (ikhlas) maka diampuni baginya dosa yang telah lalu.”

(H.R alBukhari dan Muslim).

 

 

7โƒฃ. DISYARIATKAN PUASA WAJIB

 

ููŽู…ูŽู†ู’ ุดูŽู‡ูุฏูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู ุงู„ุดู‘ูŽู‡ู’ุฑูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู…ู’ู‡ู

 

๐Ÿƒ “โ€ฆBarangsiapa yang menyaksikan (datangnya) bulan itu (Ramadhan), maka hendaknya berpuasaโ€ฆ”

(Q.S al-Baqoroh:185).

 

 

8โƒฃ. WAKTU TERBAIK UNTUK MENGHAPUS DOSA.

 

ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽูˆูŽุงุชู ุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุณู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ูˆูŽุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ู…ููƒูŽูู‘ูุฑูŽุงุชูŒ ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุงุฌู’ุชูŽู†ูŽุจูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุจูŽุงุฆูุฑูŽ

 

๐Ÿƒ “Sholat-sholat lima waktu, Jumat ke Jumat, Ramadhan ke Ramadhan, adalah penghapus dosa-dosa di antara (yang satu dengan berikutnya) jika ia meninggalkan dosa-dosa besar.”

(H.R Muslim).

 

๐ŸŒท Nabi shollallahu alaihi wasallam pernah naik ke atas mimbar. Mimbar Nabi terdiri dari 3 tingkatan. Pada tingkatan pertama, beliau mengucapkan Aamiin. Kemudian naik ke tingkatan kedua dan mengucapkan Aamiin. Kemudian naik ke tingkatan ketiga, dan mengucapkan Aamiin.

Para Sahabat yang mengetahui hal itu bertanya:

‘Wahai Rasulullah, kami mendengar anda mengucapkan aamiin 3 kali.’

Beliau bersabda:

‘Ketika aku naik ke tingkat pertama, datang Jibril dan berkata: ‘Celaka seseorang yang mendapati Ramadhan hingga berakhirnya, namun ia tidak diampuni’. Kemudian aku mengucapkan ‘Aamiin’. Kemudian Jibril mengatakan (saat aku di tingkat kedua): ‘Celaka seseorang yang mendapati salah satu atau kedua orangtuanya masih hidup, namun hal itu tidak bisa memasukkannya ke dalam surga.’ Maka aku katakan: ‘Aamiin’. Kemudian Jibril berkata (saat aku di tingkat ketiga): ‘Celaka seseorang yang ketika dirimu disebut, tidak bersholawat’. Aku mengucapkan ‘Aamiin’. ”

(H.R alBukhari dalam Adabul Mufrad, dishahihkan Syaikh al-Albany).

 

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

 

๐Ÿ“— Dikutip dari Buku “RAMADHAN BERTABUR BERKAH” (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

 

โ–ถ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

 

=====================

โœ telegram alistiqomah

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐ŸƒTurut menyebarkan:

Whatsapp: ๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

Channel Telegram:

http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa

Website:

https://catatanmms.wordpress.com

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

KEUTAMAAN IBADAH PUASA

ยฐยฐSYARHUS SUNNAH LIN NISAA`ยฐยฐ:

๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

 

 

๐ŸŒบ๐Ÿ’ KEUTAMAAN IBADAH PUASA

ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

 

 

๐ŸŒ Ibadah puasa memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

 

1โƒฃ. Kadar besarnya pahala hanya Allah saja yang tahu. Jika amal lain mendapatkan kelipatan pahala 10 kali lipat hingga 700 kali lipat, maka puasa bisa lebih dari itu.

 

ูƒูู„ู‘ู ุนูŽู…ูŽู„ู ุงุจู’ู†ู ุขุฏูŽู…ูŽ ูŠูุถูŽุงุนูŽูู ุงู„ู’ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู ุนูŽุดู’ุฑู ุฃูŽู…ู’ุซูŽุงู„ูู‡ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุณูŽุจู’ุนู…ูุงุฆูŽุฉ ุถูุนู’ูู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽุฌู’ุฒููŠ ุจูู‡ู ูŠูŽุฏูŽุนู ุดูŽู‡ู’ูˆูŽุชูŽู‡ู ูˆูŽุทูŽุนูŽุงู…ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ู„ููŠ

 

๐Ÿƒ “Semua amal anak Adam dilipatgandakan kebaikannya 10 kali hingga 700 kali. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa. Karena amal puasa adalah untukKu, dan Aku yang akan membalasnya. Ia meninggalkan syahwat dan makan karenaKu’ ”

(H.R Muslim no 1945).

 

2โƒฃ. Amal kebaikan lain bisa menjadi kaffaroh (penebus kesalahan) terhadap orang lain, kecuali puasa.

 

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ูƒูู„ู‘ู ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ูƒูŽูู‘ูŽุงุฑูŽุฉูŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ูŽ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ู ู„ููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽุฌู’ุฒููŠ ุจูู‡ู

 

๐Ÿƒ Allah Azza Wa Jalla berfirman (dalam hadits qudsi):

“Seluruh amalan adalah kaffaroh kecuali puasa. Puasa adalah untukKu dan Aku yang akan membalasnya”

(H.R Ahmad, shahih sesuai syarat Muslim).

 

๐ŸŽฏ Jika seseorang mendzhalimi orang lain, maka kebaikannya akan dilimpahkan kepada orang yang didzhalimi itu, kecuali puasa. Puasa tidak akan dilimpahkan pada orang lain. Puasa yang diterima oleh Allah hanya akan terhitung sebagai pahala bagi pelakunya, tidak akan dipindahkan pada orang lain. Ini adalah pendapat Sufyan bin Uyainah (guru al-Imam asy-Syafiโ€™i).

 

 

3โƒฃ. Puasa sebagai tameng.

Tameng dari perbuatan kotor, sia-sia, kebodohan, berteriak yang tidak perlu serta tameng dari api neraka.

 

ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ุฌูู†ู‘ูŽุฉูŒ ููŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑู’ููุซู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฌู’ู‡ูŽู„ู’

 

๐Ÿƒ “Puasa adalah tameng, maka janganlah berbuat rofats (ucapan atau perbuatan kotor), dan jangan berbuat kebodohan.”

(H.R al-Bukhari no 1761, dalam riwayat Muslim no 1944 dinyatakan: โ€œjangan berteriak-teriakโ€).

 

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ุฌูู†ู‘ูŽุฉูŒ ูŠูŽุณู’ุชูŽุฌูู†ู‘ู ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

 

๐Ÿƒ “Hanyalah puasa itu adalah tameng, yang dijadikan tameng oleh seorang hamba dari neraka”

(H.R Ahmad, dinyatakan sanadnya hasan oleh al-Mundziri).

 

4โƒฃ. Tidak ada yang menyamai puasa.

 

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุฃูู…ูŽุงู…ูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูุฑู’ู†ููŠ ุจูุนูŽู…ูŽู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุจูุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุนูŽุฏู’ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ู‚ูู„ู’ุชู ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูุฑู’ู†ููŠ ุจูุนูŽู…ูŽู„ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุจูุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุนูุฏู’ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู

 

๐Ÿƒ Dari Abu Umamah beliau berkata: Aku berkata:

“Wahai Rasulullah, perintahkan kepadaku (untuk mengerjakan) suatu amalan.”

Rasul bersabda:

“Hendaknya engkau berpuasa, karena (amalan itu) tidak ada tandingannya.”

Aku (Abu Umamah) berkata (lagi):

“Wahai Rasulullah, perintahkan kepadaku (untuk mengerjakan) suatu amalan.”

Rasul bersabda:

“Hendaknya engkau berpuasa, karena (amalan itu) tidak ada bandingannya”

(H.R anNasaai, dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan al-Albany).

 

๐Ÿƒ Dalam riwayat Ibnu Hibban, Abu Umamah bertanya :

“Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang dengan itu aku bisa masuk surga.”

Rasul menjawab:

“Hendaknya engkau berpuasa, karena (amalan itu) tidak ada yang menandinginya.’.

 

5โƒฃ. Bau mulut orang yang berpuasa, lebih harum di sisi Allah dibandingkan keharuman misk (yang sangat wangi).

 

ู„ูŽุฎูู„ููˆูู ููŽู…ู ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุฃูŽุทู’ูŠูŽุจู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู…ูู†ู’ ุฑููŠุญู ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒู

 

๐Ÿƒ “Sungguh bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum dibandingkan bau misk.”

(H.R alBukhari dan Muslim).

 

6โƒฃ. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika menghadap Allah.

 

ู„ูู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ููŽุฑู’ุญูŽุชูŽุงู†ู ูŠูŽูู’ุฑูŽุญูู‡ูู…ูŽุง ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽูู’ุทูŽุฑูŽ ููŽุฑูุญูŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู‚ููŠูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ู ููŽุฑูุญูŽ ุจูุตูŽูˆู’ู…ูู‡ู

 

๐Ÿƒ “Orang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan: gembira ketika berbuka puasa dan ketika berjumpa dengan Rabb-nya ia bergembira dengan (membawa) pahala puasanya”

(H.R alBukhari dan Muslim).

 

7โƒฃ. Orang yang berpuasa akan masuk surga dengan dipanggil dari pintu ar-Royyan.

Barangsiapa yang memasukinya, tidak akan kehausan selamanya.

 

ุฅูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ู„ูŽุจูŽุงุจู‹ุง ูŠูุฏู’ุนูŽู‰ ุงู„ุฑู‘ูŽูŠู‘ูŽุงู†ูŽ ูŠูุฏู’ุนูŽู‰ ู„ูŽู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ููˆู†ูŽ ููŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ููŠู†ูŽ ุฏูŽุฎูŽู„ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฏูŽุฎูŽู„ูŽู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุธู’ู…ูŽุฃู’ ุฃูŽุจูŽุฏู‹ุง

 

๐Ÿƒ “Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu yang disebut arRoyyaan. Orang-orang yang berpuasa akan dipanggil melalui pintu tersebut. Barangsiapa yang memasukinya, tidak akan kehausan selamanya.”

(H.R atTirmidzi, anNasaai, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan al-Albany).

 

โคต

 

 

8โƒฃ. Puasa bisa menghilangkan fitnah seseorang pada harta, diri, keluarga, dan tetangganya.

 

ููุชู’ู†ูŽุฉู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽุงู„ูู‡ู ูˆูŽู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูˆูŽูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ู ูˆูŽุฌูŽุงุฑูู‡ู ูŠููƒูŽูู‘ูุฑูู‡ูŽุง ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุฑู ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽู‡ู’ูŠู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู

 

๐Ÿƒ “Fitnah seseorang pada keluarga, harta, diri, anak, dan tetangganya, akan dihapuskan dengan puasa, sholat, shodaqoh, amar maโ€™ruf (memerintahkan pada kebajikan) dan nahi munkar (melarang dari kemungkaran)”

(H.R Muslim no 5150).

 

9โƒฃ. Barangsiapa yang berpuasa sehari dalam keadaan berjihad di jalan Allah, Allah akan jauhkan wajahnya dari neraka 70 tahun.

 

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽุตููˆู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูŽุงุนูŽุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ุฎูŽุฑููŠูู‹ุง

 

๐Ÿƒ “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, kecuali Allah akan jauhkan wajahnya pada hari itu dari neraka sejauh 70 tahun.”

(H.R alBukhari dan Muslim, lafadz hadits dari Muslim).

 

๐Ÿ”Ÿ. Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dan diikuti 3 hari tiap bulan, maka akan hilang perasaan dengki, dendam, pemarah dalam dada.

 

ุตูŽูˆู’ู…ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุจู’ุฑู ุŒ ูˆูŽุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ู…ูู†ู’ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ูŠูุฐู’ู‡ูุจู’ู†ูŽ ูˆูŽุญูŽุฑูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุฏู’ุฑู

 

๐Ÿƒ “Puasa pada bulan kesabaran (Ramadhan) dan 3 hari tiap bulan (Hijriyah), akan menghilangkan (permusuhan, kemarahan, dengki, dendam) dalam dada.”

(H.R Ahmad, al-Bazzar, Ibnu Abi Syaibah, dinyatakan sanadnya hasan oleh al-Munawy, dishahihkan juga oleh al-Albany).

 

1โƒฃ1โƒฃ. Puasa menghapus dosa.

 

ุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ู ูŠููƒูŽูู‘ูุฑู ู…ูŽุง ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ู

 

๐Ÿƒ “Puasa menghapuskan (dosa) sebelumnya.”

(H.R Abu Yaโ€™la, dinyatakan bahwa rijaalnya terpercaya oleh al-Bushiry).

 

ู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฅููŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู

 

๐Ÿƒ “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.”

(H.R alBukhari dan Muslim).

 

1โƒฃ2โƒฃ. Amalan puasa akan memberi syafaat bagi pelakunya pada hari kiamat.

 

ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ูŠูŽุดู’ููŽุนูŽุงู†ู ู„ูู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ุฃูŽูŠู’ ุฑูŽุจู‘ู ู…ูŽู†ูŽุนู’ุชูู‡ู ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ูŽ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽู‡ูŽูˆูŽุงุชู ุจูุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑู ููŽุดูŽูู‘ูุนู’ู†ููŠ ูููŠู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ู…ูŽู†ูŽุนู’ุชูู‡ู ุงู„ู†ู‘ูŽูˆู’ู…ูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ููŽุดูŽูู‘ูุนู’ู†ููŠ ูููŠู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽูŠูุดูŽูู‘ูŽุนูŽุงู†ู

 

๐Ÿƒ “Puasa dan (amalan membaca) al-Quran akan memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat.

Puasa berkata: ‘Wahai Tuhanku, akulah yang mencegahnya dari makan dan syahwat di waktu siang. Maka jadikanlah aku bisa memberi syafaat untuknya.’

(Amalan baca alQuran) berkata: ‘Akulah yang mencegahnya untuk tidur di waktu malam, maka jadikan aku memberi syafaat untuknya. Maka keduanyapun memberi syafaat untuknya'”

(H.R Ahmad, dishahihkan al-Hakim dan al-Albany).

 

1โƒฃ3โƒฃ. Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan berpuasa, maka ia masuk surga.

 

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽ ุจูุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุงุจู’ุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุงุจู’ุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ุฎูุชูู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ุจูู‡ู ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ

 

๐Ÿƒ “Barangsiapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah dan mengakhiri kehidupannya dengan demikian, maka masuk surga. Barangsiapa yang bershodaqoh ikhlas mengharap Wajah Allah dan mengakhiri kehidupannya dengan demikian, maka ia masuk surga. Barangsiapa yang berpuasa sehari dengan ikhlas mengharap Wajah Allah, dan mengakhiri kehidupannya dengan demikian, maka ia masuk surga.”

 

(H.R Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan dinyatakan sanadnya shahih oleh al-Bushiry, dishahihkan juga oleh Syaikh al-Albany).

 

 

1โƒฃ4โƒฃ. Sholawat dari Allah dan Malaikat serta keberkahan bagi orang yang sahur.

 

ุงู„ุณู‘ูุญููˆุฑู ุฃูŽูƒู’ู„ูŽุฉูŒ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉูŒ ููŽู„ูŽุง ุชูŽุฏูŽุนููˆู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฌู’ุฑูŽุนูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฌูŽุฑู’ุนูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุชูŽุณูŽุญู‘ูุฑููŠู†ูŽ

 

๐Ÿƒ” Hidangan sahur adalah hidangan keberkahan. Maka janganlah kalian meninggalkannya meski sekedar seteguk air. Karena Allah dan para Malaikatnya bersholawat terhadap orang-orang yang sahur.”

(H.R Ahmad, dinyatakan sanadnya kuat oleh al-Mundziri, dihasankan Syaikh al-Albany).

 

1โƒฃ5โƒฃ. Puasa adalah salah satu dari 4 perbuatan yang jika dikerjakan dalam sehari bisa menyebabkan seorang masuk surga.

 

๐ŸŒท Nabi shollallahu alaihi wasallam pernah bertanya kepada para Sahabatnya:

” Siapakah yang hari ini berpuasa?”

Abu Bakr menjawab: “Saya.”

Nabi bertanya lagi: “Siapakah yang hari ini mengantarkan jenazah?”

Abu Bakr menjawab: “Saya.”

Nabi bertanya lagi: “Siapakah yang hari ini memberi makan seorang miskin?”

Abu Bakr menjawab: Saya.

Nabi bertanya lagi: “Siapakah yang hari ini menjenguk orang sakit?”

Abu Bakr menjawab: “Saya.”

Nabi kemudian bersabda: “Tidaklah berkumpul perbuatan-perbuatan ini pada seseorang dalam sehari kecuali ia akan masuk surga.”

(H.R Muslim dan al-Bukhari dalam Adabul Mufrad).

 

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

 

๐Ÿ“— Dikutip dari Buku “RAMADHAN BERTABUR BERKAH” (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

 

โ–ถAl Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

 

=====================

โœ /telegram alistiqomah.

 

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐ŸƒTurut menyebarkan:

Whatsapp: ๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

Channel Telegram:

http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa

Website:

https://catatanmms.wordpress.com

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

NASEHAT MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAMADHAN & PERINGATAN UNTUK MENINGGALKAN PERKARA SIA-SIA

โž–๐ŸŒธ๐ŸŒธโž–๐ŸŒธโž–๐ŸŒธโž–๐ŸŒธโž–๐ŸŒธโž–๐ŸŒธ๐ŸŒธโž–

 

 

๐ŸŒบ๐ŸŒ…๐ŸŒ”๐Ÿ“… NASEHAT MENYAMBUT DATANGNYA BULAN RAMADHAN & DAN PERINGATAN UNTUK MENINGGALKAN PERKARA SIA-SIA

 

 

๐Ÿ“ข .. Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

 

 

๐Ÿ“ฌ Pertanyaan:

Apa nasehat anda kepada kaum muslimin terkait telah dekatnya bulan Ramadhan?

 

๐Ÿ”“ Jawaban:

 

โœ”๏ธWajib bagi kaum muslimin untuk memohon kepada Allah agar dia bisa sampai kebulan Ramadhan, dan diberi kemampuan untuk berpuasa serta melaksanakan shalat tarawih padanya, dan juga bisa beramal saleh pada bulan Ramadhan. Dikarenakan bulan tersebut merupakan kesempatan besar dikehidupan seorang muslim.

 

โฉ๐Ÿ“ƒ โ€œBarang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dikarenakan keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang terdahulu โ€

(H.R al-Bukhari)

 

โฉ๐Ÿ“ƒ โ€ Barang siapa yang shalat malam pada bulan Ramadhan dikarenakan keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang terdahulu. โ€œ

(H.R al-Bukhari)

 

๐Ÿ’ง Maka ini merupakan kesempatan besar bagi setiap muslim -untuk beramal- yang mungkin saja dia tidak bisa mendapatkan kesempatan kedua setelahnya.

 

๐ŸŒบ๐ŸŒฑ Maka seorang muslim hendaknya bergembira dan merasa senang dengan datangnya bulan Ramadhan, menyambutnya dengan penuh kegembiraan, menggunakan kesempatan pada bulan tersebut untuk memperbanyak ketaatan. Shalat dimalam hari dan pada siang harinya berpuasa, membaca Al-qurโ€™an dan berdzikir, yang mana ini semua merupakan ghanimah bagi setiap muslim.

 

๐Ÿ‘Ž๐Ÿป๐ŸŒ“ Adapun orang-orang yang menyambut bulan Ramadhan dengan mempersiapkan berbagai kegiatan-kegiatan yang negatif, seperti acara musik, acara drama yang bersambung, acara -acara lawakan atau perlombaan kuis, yang semua ini melalaikan kaum muslimin -dari ibadah-, maka mereka ini adalah bala tentara Syaithan.

 

โš  Maka wajib bagi setiap muslim untuk berhati-hati dari mereka, dan mentahzir mereka.

 

๐ŸŒ…๐Ÿšซ Bulan Ramadhan bukanlah waktu untuk bermain-main atau perkara sia-sia seperti kuis-kuis dan semisalnya yang semua ini menyia-nyiakan waktu.

 

 

๐Ÿ“š Sumber: http://alfawzan.af.org.sa/node/14849

 

โšช WhatsApp Salafy Indonesia

โฉ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

 

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐ŸƒTurut menyebarkan:

Whatsapp: ๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

Channel Telegram:

http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa

Website:

https://catatanmms.wordpress.com

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

HUKUM ORANG YANG MENGAKHIRKAN MEMBAYAR HUTANG PUASA HINGGA SEBELUM RAMADHAN YANG AKAN DATANG

 

๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ๐Ÿฅ

 

HUKUM ORANG YANG MENGAKHIRKAN MEMBAYAR HUTANG PUASA HINGGA SEBELUM RAMADHAN YANG AKAN DATANG

 

 

Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz bin Abdillah Alu Syaikh hafizhahullah ditanya:

 

 

โ“โ“Pertanyaan:

Hukum orang yang mengakhirkan membayar hutang puasa beberapa hari yang ia berbuka di bulan ramadhan hingga mendekati ramadhan berikutnya, yang demikian itu karena alasan kesehatannya?

 

โœ๏ธJawaban:

 

Tidak mengapa atas dirinya untuk berpuasa saja, adapun jika mengakhirkannya hingga datang ramadhan kedua maka dia mesti mengqadhanya dan memberi makan dari setiap harinya satu orang fakir miskin, jika mengakhirkannya tanpa udzur syariat.

 

Adapun jika ia memiliki udzur syariat, maka dia cukup mengqadha saja.

โ€”โ€”

 

ุญูƒู… ู…ู† ูŠุคุฎุฑ ู‚ุถุงุก ุจุนุถ ุงู„ุฃูŠุงู… ุงู„ุชูŠ ุฃูุทุฑู‡ุง ููŠ ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ุฅู„ู‰ ู…ุง ู‚ุจู„ ุฑู…ุถุงู† ุงู„ู‚ุงุฏู… ุŸ

 

ุณูุฆู„ ุงู„ุดู‘ูŽู€ูŠุฎ ุงู„ุนู„ู‘ุงู…ู€ู€ุฉ /

ุนุจุฏ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุขู„ ุงู„ุดูŠุฎ -ุญูŽู€ูุธู‡ู ุงู„ู„ู‡-:

 

โชโซ ุงู„ุณู‘ูู€ู€ู€ู€โ˜Ÿู€ู€ู€ุคูŽุงู„ู:

โ€ข ุญูƒู… ู…ู† ูŠุคุฎุฑ ู‚ุถุงุก ุจุนุถ ุงู„ุฃูŠุงู… ุงู„ุชูŠ ุฃูุทุฑู‡ุง ููŠ ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ุฅู„ู‰ ู…ุง ู‚ุจู„ ุฑู…ุถุงู† ุงู„ู‚ุงุฏู…ุŒ ูˆุฐู„ูƒ ู„ุฃุณุจุงุจ ุตุญูŠุฉ ุŸ

 

โชโซ ุงู„ุฌูŽู€ู€ู€โ˜Ÿู€ู€ู€ูˆูŽุงุจู:

โ€ู„ุง ุดูŠุก ุนู„ูŠู‡ ุฃู† ูŠุตูˆู… ูู‚ุท ุฃู…ุง ู„ูˆ ุขุฎุฑู‡ุง ุฅู„ู‰ ุงู†ุชู‡ุงุก ุฑู…ุถุงู† ุงู„ุซุงู†ูŠ ูุฅู†ู‡ ูŠู‚ุถูŠู‡ุง ูˆูŠุทุนู… ุนู† ูƒู„ ูŠูˆู… ู…ุณูƒูŠู† ุงู„ุชุฃุฎูŠุฑ ุจู„ุง ุนุฐุฑ ุŒ ุฃู…ุง ุฃู† ูƒุงู† ุงู„ุชุฃุฎูŠุฑ ุจุนุฐุฑ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ู‚ุถุงุก ูู‚ุทโ€œ.

ู€ู€ู€ู€

 

๐ŸŒŽ sumber: http://forumsalafy.net/hukum-orang-yang-mengakhirkan-membayar-hutang-puasa-hingga-sebelum-ramadhan-yang-akan-datang/

โšช WhatsApp Salafy Indonesia

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐ŸƒTurut menyebarkan:

Whatsapp: ๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

Channel Telegram:

http://bit.ly/syarhussunnahlinnisa

Website:

https://catatanmms.wordpress.com

 

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข