SILSILAH MUTIARA HIKMAH SALAFIYYAH DALAM TARBIYATUL AULAD

851335306_6106

๐ŸŒป๐Ÿ’Ž SILSILAH MUTIARA HIKMAH SALAFIYYAH

DALAM TARBIYATUL AULAD

—————————

โถ PENDIDIKAN ANAK MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB

โ˜๐Ÿป Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman,

(ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑุงู‹)

โ€œWahai orang-orang beriman JAGALAH DIRIMU dan KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu) dari api neraka.โ€

(at-Tahrim : 6)

๐Ÿ‘‰๐Ÿป Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ยซูƒูู„ูู‘ูƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนูุŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ูƒูู…ู’ ู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠูŽู‘ุชูู‡ูุŒ ุงู„ุฅูู…ูŽุงู…ู ุฑูŽุงุนู ูˆูŽู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠูŽู‘ุชูู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุฑูŽุงุนู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠูŽู‘ุชูู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ุฑูŽุงุนููŠูŽุฉูŒ ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชู ุฒูŽูˆู’ุฌูู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุณู’ุฆููˆู„ูŽุฉูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠูŽู‘ุชูู‡ูŽุง ยป

โ€œSetiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan DIMINTAI PERTANGGUNGJAWABAN tentang apa yang dia pimpin. Seorang imam (penguasa) adalah pemimpin, akan dimintai pertanggungjawaban atau rakyat yang dia pimpin. Seorang pria (suami) adalah pemimpin keluarga (isteri dan anak-anaknya) dia pun akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin. Seorang wanita (isteri) adalah pemimpin di rumah suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin.โ€

(HR. al-Bukhari 893, Muslim 4751)

โžก Asy-Syaikh al-โ€˜Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

โ€œDi antara hal terpenting terhadap anak-anak adalah MEMBERIKAN PERHATIAN terhadap mereka. Karena seseorang akan dimintai pertanggungjawaban atas anak-anaknya. Makna ayat (at-Tahrim : 6 di atas, pen) bahwa Allah mewakilkan/menyerahkan (tanggung jawab pendidikan) anak-anak kita kepada kita. Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam juga bersabda : โ€œSeorang pria (suami) adalah pemimpin keluarga (isteri dan anak-anaknya) dia pun akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia pimpin.โ€ Maka WAJIB atas seorang pria (suami) untuk MEMPERHATIKAN ISTERI dan ANAK-ANAKNYA dengan perhatian yang lebih besar dibandingkan perhatiannya terhadap hartanya. Kita dapati sekarang, banyak orang yang perhatiannya terhadap harta lebih besar daripada perhatiannya terhadap anak. Kamu dapati ada di antara mereka yang begadang semalaman mengurus catatan-catatan harta dan dagangannya, dan tidak perhatian terhadap kondisi anak-anaknya. INI MERUPAKAN KESALAHAN FATAL!!โ€

(Majmu Fatawa 25/235~236)

โœ… Asy-Syaikh al-โ€˜Utsaimin rahimahullah juga mengatakan :

โ€œTidak akan terwujud penjagaan kita atas mereka dari api neraka kecuali dengan cara kita membiasakan kepada mereka mengerjakan amal-amal shalih dan meninggalkan amal-amal yang jelek. Hendaknya seorang ayah mengetahui, bahwa keshalihan anak-anaknya merupakan mashlahah untuknya di dunia dan di akhirat.

(Fatawa Nur โ€˜ala ad-Darb 23/2)

๐Ÿ“‘ Dinukil dari: http://bit.ly/1Ya1hCz

****

โท AJARKANLAH ILMU DAN ADAB PADA DIRIMU DAN KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu)

โ˜๐Ÿป Allahย Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman,

(ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑุงู‹)

โ€œWahai orang-orang beriman JAGALAH DIRIMU dan KELUARGAMU (Isteri dan anak-anakmu) dari api neraka.โ€

(at-Tahrim : 6)

โœ… โ€˜Ali bin Abi Thalibย radhiyallahu โ€˜anhuย tentang ayat tersebut berkata,

โ€œAjarkanlah kepada dirimu dan keluargamu KEBAIKAN, dan ajarilah mereka ADAB.โ€

(diriwayatkan oleh โ€˜Abdurrazzaq, Saโ€™id bin Manshur, Ibnu Jarir, dan al-Hakim)

๐Ÿ‘‰๐Ÿป Al-Hasan al-Bashriย rahimahullahjuga mengatakan,

โ€œAjarilah mereka ADAB dan berilah mereka pengajaran (ilmu).โ€

(lihat Tuhfatul Maulud 328)

โ—ฝโ–ช ‘Abdullah bin โ€˜Umarย radhiyallahu โ€˜anhuma,

โ€œPerbaikilah adab putramu, sesungguhnya engkau akan dimintai pertanggungjawaban tentangnya, dan dia (putramu) akan dimintai pertanggungjawaban tentang sikap baik/baktinya kepadamu.โ€

(diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syuโ€™abul Iman)

๐Ÿ–ฅ Dinukil dari: http://bit.ly/1Ya1hCz

******

โธ PARA NABI DAN ORANG-ORANG SHALIH BERDOโ€™A MEMOHON DIBERI KETURUNAN YANG SHALIH

โ˜๏ธ Nabi Zakariyyaย โ€˜alahis salam berdoโ€™a :

( ู‡ูู†ูŽุงู„ููƒูŽ ุฏูŽุนูŽุง ุฒูŽูƒูŽุฑููŠูŽู‘ุง ุฑูŽุจูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ู‡ูŽุจู’ ู„ููŠ ู…ูู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ูƒูŽ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุฉู‹ ุทูŽูŠูู‘ุจูŽุฉู‹ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุณูŽู…ููŠุนู ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู (38) ) [ุขู„ ุนู…ุฑุงู†: 38]

โ€œDi sanalah Zakariya berdo’a memohon kepada Rabbnya seraya berkata:

โ€œYa Rabbi, berilah aku dari sisi Engkau SEORANG ANAK YANG BAIK. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a.โ€

(Ali โ€˜Imran : 38)

๐Ÿ“ฃ Al-Imam as-Saโ€™di mengatakan,

โ€œyaitu yang BERSIH AKHLAQNYA, baik ADABNYA, sehingga dengan keberadaan anak tersebut sempurnalah kenikmatan dunyawiyah dan diniyah.โ€

(lihat Tafsir as-Saโ€™di)

๐Ÿ“ขOrang-orang shalih, dari kalangan โ€˜Ibadurrahman, berdo’a kepada Allah :

( ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑูŽู‘ุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง (74) ) [ุงู„ูุฑู‚ุงู†: 74]

โ€œ(โ€˜Ibadurrahman) adalah orang-orang yang berdoโ€™a :

โ€œYa Rabb Kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk pandangan, dan jadikanlah kami sebagai imam (pimpinan) bagi orang-orang yang bertaqwa.”

(al-Furqan : 74)

๐Ÿ‘‰ Ibnu โ€˜Abbasย radhiyallahu โ€˜anhumaย berkata,

โ€œyang mereka harapkan adalah isteri-isteri dan anak-anak yang melaksanakan ketaatan, dengan itu sejuklah pandangan mereka di dunia dan di akhirat.โ€

๐Ÿ“ฃ โ€˜Ikrimahย rahimahullah mengatakan,

โ€œMereka tidak mengharapkan anak yang cantik atau pun tampan (secara fisik), namun mereka menginginkan ANAK-ANAK YANG TAAT.โ€

๐Ÿ“— Ibnu Katsirย rahimahullah mengatakan :

โ€œOrang-orang memohon kepada Allah agar mengeluarkan dari keturunannya, anak yang MENTAATI-Nya dan BERIBADAH KEPADA-Nya satu-satunya semata tidak ada sekutu bagi-Nya.โ€ (lihat Tafsir Ibni Katsir pada ayat tersebut)

๐Ÿ“‘ Dinukil dari: http://bit.ly/1Ya1hCz

โ— โ— โ— โ— โ— โ—

๐Ÿ“๐ŸŽจ Majmuโ€™ah Tarbiyatul Aulad

~~~~~~~~~~~~~~~~~

๐ŸŒป๐Ÿ’Ž Silsilah Mutiara Hikmah Salafiyyah Dalam Tarbiyatul Aulad

โน WASPADALAHโ€ฆ. DI ANTARA ANAK-ANAKMU ADA YANG MENJADI MUSUH BAGIMU!!

โ˜๏ธ๐Ÿ“– Allahย Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman :

{ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ ุนูŽุฏููˆู‹ู‘ุง ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุงุญู’ุฐูŽุฑููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽุนู’ูููˆุง ูˆูŽุชูŽุตู’ููŽุญููˆุง ูˆูŽุชูŽุบู’ููุฑููˆุง ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽูููˆุฑูŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ (14)} [ุงู„ุชุบุงุจู†: 14]

โ€œWahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isteri dan anak-anak kalian ada yang menjadi MUSUH BAGI KALIAN , maka WASPADAILAH MEREKA!!; dan jika kalian memaโ€™afkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.โ€ (at-Taghabun : 14)

โœ๐Ÿ“‹ Asy-Syaikh โ€˜Abdurrahman as-Saโ€™diย rahimahullahย berkata,

โ€œIni merupakan PERINGATAN dari Allah terhadap kaum mukminin, agar JANGAN SAMPAI TERLENA DENGAN ISTERI-ISTERI DAN ANAK-ANAK. Karena sebagian mereka bisa menjadi MUSUH kalian. Musuh adalah pihak yang menginginkan kejelekan atas dirimu. Tugasmu adalah WASPADA dari pihak yang demikian kondisinya. Sementara jiwa itu terbentuk di atas perasaan cinta kepada isteri dan anak-anak. Maka Allah menasehati hamba-hamba-Nya, bahwa kecintan tersebut membuat mereka selalu mengikuti semua kemauan/tuntutan isteri dan anak-anak walaupun padanya terdapat pelanggaran-pelangaran syarโ€™i.

๐Ÿ“œ๐Ÿ“‘ Allah memberikan semangat kepada hamba-hamba-Nya untuk senantiasa melaksanakan perintah-perintah-Nya dan mengedepankan keridhaan-Nya, karena apa yang ada di sisi-Nya berupa pahala besar dan cita-cita yang tinggi serta kecintaan yang sangat mahal. Allah juga mendorong hamba-hamba-Nya lebih mengedepankan akhirat daripada dunia yang fana dan akan sirna ini.

๐ŸŒธ๐Ÿšซ Tatkala larangan dari menuruti isteri dan anak-anak dalam hal-hal yang memberikan madharat kepada seorang hamba serta peringatan darinya, mungkin dipahami sebagai perintah untuk bersikap keras terhadap mereka dan memberikan hukuman kepada mereka, maka Allah memerintahkan untuk :

โ–ช mewaspadai mereka,

โ–ช tidak memarahi, dan

โ–ช memaafkan mereka

โ˜˜ Karena pada sikap tersebut terdapat banyak kemashlahatan yang tak terhitung.โ€ [ lihat Tafsir as-Saโ€™di ]

๐Ÿ’ป Dinukil dari: http://bit.ly/1Ya1hCz

โ— โ— โ— โ— โ— โ—

๐Ÿ“๐ŸŽจ Majmuโ€™ah Tarbiyatul Aulad

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

turut menyebarkan:

๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

telegram.me/syarhussunnahlinnisa

850633037_98778๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’

851331450_9822

850636903_100430

850635713_99886

851335368_5591

850636604_94715

851335530_5783

851331236_6352

851335209_7777