GHIBAHKAH?

▫▫▫▫🌸🌸▫▫▫▫

TANYA JAWAB RINGKAS

▫▫▫▫🌸🌸▫▫▫▫IMG-20150820-WA0007

📩 PERTANYAAN

Jika sesama pengajar ma’had ingin mencari solusi atas anak didiknya, misalnya pengajar yang satu mengatakan,

“Anak kelas 1 akhlaknya kok seperti ini ya?”

Lalu pengajar yang lain menimpali, “Iya, dengan pengajar lain juga seperti ini”

Akhirnya semua pengajar saling menimpali guna mencari jalan keluar.

(Tanpa menyebut nama santri-santri, hanya secara global saja)

Apakah ini termasuk ghibah?

✒ Dijawab oleh

Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab hafizhahallah

Bismillah.

InsyaAllah itu bukan termasuk ghibah, jika yang membicarakan santri itu gurunya sendiri, dan dibicarakan di dalam lembaga pendidikan, baik madrasah maupun di pondok, bukan dibicarakan di tempat-tempat taklim misalnya, dan tidak pula dibicarakan dengan ummahat lain yang bukan gurunya.

Maka jika ada masalah di dalam kelas, sebaiknya dirapatkan dengan sesama guru, hal itu perlu dilakukan dengan niat untuk mencari jalan keluar, meskipun dengan menyebutkan nama. Hal ini untuk menghindari salah murid dalam upaya untuk menindak lanjuti.

Sebagai pendidik ketika membicarakan akhlak murid yang tidak baik, tentu dengan penuh kasih bukan dengan kebencian, dengan niat ‘ishlah’ untuk memperbaiki keadaan murid yang bermasalah tsb, dan supaya seragam/sama tindakan apa yang harus ditempuh oleh sesama guru.

Semoga bisa diambil manfaatnya.

Baarakallahufiik

➖➖➖➖▪▫▪➖➖➖➖

🌏 WA ASIA (Admin Salafiyat Indonesia)