ISTRI YANG DITALAK RAJ’I MEWARISI (HARTA) SUAMINYA APABILA DIA MASIH DALAM MASA IDDAH

▫▫▫▫▫▫▫

IMG-20150804-WA0018

💐🍒🏠 ISTRI YANG DITALAK RAJ’I MEWARISI (harta) SUAMINYA APABILA DIA MASIH DALAM MASA IDDAH

💦 ﺍﻟﻤﻄﻠﻘﺔ ﻃﻼﻗﺎً ﺭﺟﻌﻴﺎً ﺗﺮﺙ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻧﺖ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺪﺓ

🔻Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

______________________________________

 

🍓 السؤال :

ﻫﻞ ﺗﺮﺙ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻣﻄﻠﻘﺔ ﻣﻦ ﺃﻣﻮﺍﻝ ﺯﻭﺟﻬﺎ، ﺍﻟﺬﻱ ﻣﺎﺕ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﺗﻨﺘﻬﻲ ﻋﺪﺗﻬﺎ؟

🍓 الجواب :

ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﺭﺟﻌﻴﺎً ﻭﻣﺎﺕ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻗﺒﻞ ﺧﺮﻭﺟﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺪﺓ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺗﺮﺙ ﻣﻨﻪ ﻓﺮﺿﻬﺎ ﺍﻟﺸﺮﻋﻲ،

ﺃﻣﺎ ﺇﻥ ﻛﺎﻧﺖ ﻗﺪ ﺧﺮﺟﺖ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺪﺓ ﻓﻼ ﺇﺭﺙ ﻟﻬﺎ، ﻭﻫﻜﺬﺍ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﺑﺎﺋﻨﺎً ﻻ ﺭﺟﻌﺔ ﻓﻴﻪ – ﻛﺎﻟﻤﻄﻠﻘﺔ ﻋﻠﻰ ﻣﺎﻝ، ﻭﺍﻟﻤﻄﻠﻘﺔ ﺁﺧﺮ ﺛﻼﺙ، ﻭﻧﺤﻮﻫﻤﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺎﺋﻨﺎﺕ – ﻓﻠﻴﺲ ﻟﻬﻦ ﺇﺭﺙ ﻣﻦ ﻣﻄﻠﻘﻬﻦ؛ ﻷﻧﻬﻦ ﺣﻴﻦ ﻣﻮﺗﻪ ﻟﺴﻦ ﺑﺰﻭﺟﺎﺕ ﻟﻪ .

ﻟﻜﻦ ﻳﺴﺘﺜﻨﻰ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﻃﻠﻘﻬﺎ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻓﻲ ﻣﺮﺽ ﻣﻮﺗﻪ ﻣﺘَّﻬﻤﺎً؛ ﺑﻘﺼﺪ ﺣﺮﻣﺎﻧﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻹﺭﺙ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺗﺮﺙ ﻣﻨﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺪﺓ ﻭﺑﻌﺪﻫﺎ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺗﺘﺰﻭﺝ، ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﺑﺎﺋﻨﺎً – ﻓﻲ ﺃﺻﺢ ﻗﻮﻟﻲ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ – ﻣﻌﺎﻣﻠﺔ ﻟﻪ ﺑﻨﻘﻴﺾ ﻗﺼﺪﻩ . ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻭﻟﻲ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ .

ℹ📄www.binbaz.org.sa/node/2935

______________________________________

✳ Pertanyaan:

❓🌺 Apakah istri yang ditalak mendapatkan warisan dari harta suaminya yang meninggal sebelum selesai masa iddahnya (masih dalam masa iddah)?

✳ Jawab:

✅ Jika talaknya adalah talak raj’i dan suami meninggal sebelum istri keluar dari masa iddah, istri mendapatkan warisan sesuai dengan bagiannya menurut syariat.

✅❕Akan tetapi, apabila suami meninggal ketika istri sudah keluar dari masa ‘iddah, istri tidak mendapatkan warisan. Demikian pula jika talaknya adalah talak ba’in yang tidak bisa dirujuk, seperti wanita yang ditalak dengan imbalan harta (khulu’), atau yang ditalak ketiga kalinya, atau yang semisalnya yang menghasilkan talak ba’in; istri tidak mendapatkan warisan dari suami yang menalaknya. Sebab, ketika suami meninggal, statusnya tidak lagi sebagai istri.

➡💡Yang dikecualikan adalah seorang istri yang ditalak oleh suami yang sedang sakit yang mengantarkannya kepada kematian, dan diduga suami menalak istri tersebut karena ingin menghalangi istri mendapatkan warisan; istri yang ditalak seperti ini tetap mendapatkan warisan—meski talaknya adalah talak ba’in—baik suami meninggal saat masa ‘iddah atau setelahnya, selama istri belum menikah lagi. Ini adalah pendapat yang lebih tepat di antara dua pendapat ulama karena (kaidah) “memperlakukan seseorang berlawanan dengan niatnya . Dan Allah sajalah pemberi taufik.”

______________________________________

✍ Syabab Ashhabus Sunnah

📜➧Untuk fawaaid lainnya bisa kunjungi website kami:

🌏 http://www.ittibaus-sunnah.net

◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉

📌 أصحاب السنة

⭐ASHHABUS SUNNAH✪