๐Ÿ’ฌ๐Ÿ”‹SUJUD SAHWI (bag 3โƒฃ)๐Ÿ”‹๐Ÿ’ฌ

IMG-20150516-WA0017

๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ๐Ÿ”ฐ

๐Ÿ’ฌ๐Ÿ”‹SUJUD SAHWI (bag 3โƒฃ)๐Ÿ”‹๐Ÿ’ฌ

โœ…Di Tulis Oleh Al ustadz Abu Utsman Kharisman

 

โ“โ“Jika seseorang lupa dalam sholat sunnah, apakah disyariatkan juga sujud sahwi?

 

๐Ÿ’กJawab:

 

Ya, sujud sahwi juga disyariatkan pada sholat sunnah

(Majmuโ€™ Fataawa Syaikh Bin Baaz juz 30 halaman 13).

 

 

โ“โ“Jika Imam lupa melakukan suatu amalan yang dianggapnya sunnah, sedangkan makmum menganggap bahwa itu wajib, dan Imam tidak sujud sahwi, apakah makmum wajib sujud sahwi?

 

๐Ÿ’กJawab:

 

Makmum tidak wajib sujud sahwi dalam kondisi semacam itu.

 

Contohnya, seperti Imam lupa tidak tasyahhud awal, dan ia berpendapat bahwa itu adalah sunnah (bukan wajib) sebagaimana pendapat Ulama Syafiiyyah, sedangkan makmum menganggap itu adalah wajib. Di akhir sholat Imam tidak sujud sahwi.

Dalam kondisi semacam itu, menurut penjelasan Syaikh Ibnu Utsaimin, makmum tidak wajib untuk sujud sahwi, karena ia terikat dengan sholatnya dengan Imam, sedangkan Imam tidak melakukan suatu kekurangan (kewajiban yang ia yakini), dan makmum diperintahkan untuk mengikuti Imam.

(disarikan dari asy-Syarhul Mumtiโ€™ karya Ibnu Utsaimin (3/391)).

 

 

โ“โ“Apakah makmum masbuq juga disyariatkan melakukan sujud sahwi?

 

๐Ÿ’กJawab:

 

Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin menjelaskan bahwa jika sujud sahwi dilakukan sebelum salam, makmum masbuq masih bisa mengikutinya. Namun jika sujud sahwi dilakukan setelah salam, makmum masbuq tidak bisa mengikutinya bersamaan dengan Imam.

 

โ“โ“ Apakah kemudian makmum masbuq setelah salam nanti juga sujud sahwi?

 

Dalam hal ini ada perincian:

 

๐Ÿ‚a) Jika makmum masbuq mengikuti imam pada saat sholat di bagian yang imam lupa padanya, maka makmum masbuq juga sujud sahwi nantinya setelah ia salam.

๐Ÿ‚b) jika imam lupa dalam sholatnya yang mengharuskan sujud sahwi namun pada saat itu makmum masbuq belum terlibat dalam sholat jamaah, maka makmum masbuq nantinya tidak perlu sujud sahwi

( Liqaaโ€™ Baab al-Maftuuh โ€“seri tanya jawab dengan Syaikh al-Utsaimin- juz 188 halaman 10)

 

 

โ“โ“Seseorang yang bangkit sebelum tasyahhud, apa yang harus dilakukan?

 

๐Ÿ’กJawab:

 

Dalam hal ini ada 2 kemungkinan:

 

๐Ÿ‚a) Ia belum sempurna tegak berdiri, maka sebaiknya ia kembali duduk tasyahhud, nantinya ia tidak perlu sujud sahwi.

 

ุฅูุฐูŽุง ุณูŽู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ููŽุงุณู’ุชูŽุชูŽู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงุฆูู…ู‹ุง ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุณูŽุฌู’ุฏูŽุชุงูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู‡ู’ูˆู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู„ู…ูŽ ู’ูŠูŽุณู’ุชูŽุชูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงุฆูู…ู‹ุง ููŽู„ุงูŽ ุณูŽู‡ู’ูˆูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

 

โ€œ Jika Imam lupa sehingga sempurna berdirinya, maka baginya harus melakukan 2 sujud sahwi, jika belum sempurna berdiri, maka tidak ada (sujud) sahwi baginyaโ€

(H.R atThobarony, dishahihkan al-Albany).

 

๐Ÿ‚b) Sudah sempurna berdiri, maka hendaknya ia teruskan (sebagaimana hadits pada poin a) dan nantinya sebelum salam ia lakukan sujud sahwi.

 

 

โ“โ“Bagaimana tata cara sujud sahwi bagi orang yang ragu dalam sholatnya?

 

๐Ÿ’กJawab:

 

Seseorang yang ragu dalam sholat ada 2 kemungkinan:

 

๐Ÿ‚a) Ia tidak bisa memilih mana yang lebih kuat, dalam hal ini ia pilih jumlah rokaat yang paling sedikit (hal yang jelas diyakini), kemudian nantinya sujud sahwi sebelum salam.

Misalkan, ia ragu apakah sudah sholat 2 rokaat atau 3 rokaat, namun 2 kemungkinan tersebut tidak bisa dirajihkan, ia tidak bisa memilihnya, maka ia ambil yang 2 rokaat, kemudian menyempurnakan sisa rokaat, dan sujud sahwi sebelum salam.

 

๐Ÿ‚b) Ia bisa memilih mana yang lebih kuat, maka seharusnya ia ambil jumlah yang ia anggap meyakinkan, kemudian menyempurnakan sholatnya dengan salam, setelah salam sujud sahwi.

 

๐Ÿ‘‰Contoh: seseorang yang ragu apakah sudah sholat 2 atau 3 rokaat, namun ia lebih cenderung yakin pada yang 3 rokaat, maka ia anggap dirinya telah mengerjakan 3 rokaat, selanjutnya ia sempurnakan sholatnya sampai salam, kemudian dia sujud sahwi, kemudian salam lagi.

 

ุฅูุฐูŽุง ุดูŽูƒู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูููŠ ุตูŽู„ูŽุงุชูู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฏู’ุฑู ูƒูŽู…ู’ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุซูŽู„ูŽุงุซู‹ุง ุฃูŽู…ู’ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู‹ุง ููŽู„ู’ูŠูŽุทู’ุฑูŽุญู’ ุงู„ุดู‘ูŽูƒู‘ูŽ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุจู’ู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุงุณู’ุชูŽูŠู’ู‚ูŽู†ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽุณู’ุฌูุฏู ุณูŽุฌู’ุฏูŽุชูŽูŠู’ู†ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุณูŽู„ู‘ูู…ูŽ ููŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุฎูŽู…ู’ุณู‹ุง ุดูŽููŽุนู’ู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ุตูŽู„ูŽุงุชูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุฅูุชู’ู…ูŽุงู…ู‹ุง ู„ูุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู ูƒูŽุงู†ูŽุชูŽุง ุชูŽุฑู’ุบููŠู…ู‹ุง ู„ูู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู

โ€œ Jika seseorang ragu dalam sholatnya kemudian dia tidak tahu apakah dia sholat 3 atau 4 rokaat, maka hendaknya ia lemparkan keraguan itu dan membangun di atas keyakinan, kemudian sujud dua kali sujud sebelum salam. Jika ternyata ia sholat 5 rokaat, sujud itu menggenapkan sholatnya. Jika sholat sempurna 4 rokaat, 2 sujud itu adalah penghinaan terhadap syaitanโ€

(H.R Muslim dari Abu Saโ€™id al-Khudry)

(Lihat Risalah fi Sujuudis Sahwi karya Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin)

 

-selesai-

 

wa al โ€˜itishom

 

sumber: http://salafy.or.id/blog/2015/04/20/sujud-sahwi/

 

ยฐยฐยฐโ€ขโ€ขโ€ขยฐยฐยฐ

repost :๐ŸŒนsyarhus sunnah lin nisaa`

 

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐ŸŒฟ