=Lanskap gubuk rumbia (bagian 1)= ILUSTRASI KEHIDUPAN PARA PEMUDA DI ERA DUNIA MAYA

IMG-20150502-WA0002

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

=Lanskap gubuk rumbia (bagian 1)=

ILUSTRASI KEHIDUPAN PARA PEMUDA DI ERA DUNIA MAYA

〰⚠ 🎥📷📹💻📀📱📡 ⚠〰

Di sebuah pematang sawah…. tampak seorang anak usia belasan

tahun, bertopi  caping asyik memancing.  Senyumnya tersungging ketika ujung pancingnya bergoyang. Bertanda  mujair kumbang mulai terkait kail.

Tak jauh dari situ, tampak Si kecil sibuk mengusap umbel……duduk manis di bawah pisang…. Setia mengunggu sang abang tersayang, yang sebentar lagi datang membawa ikan.

Gema adzan dhuhur memanggil  mereka untuk segera pulang.  Bersiap-siap menunaikan paggilan Allah Ta’ala. Itulah suasana kehidupan anak-anak remaja di sebuah kampung kecil pinggiran sawah.

 

🕛〰

 

💦Di waktu yang sama, di sebuah halte selatan terminal, tampak sekumpulan anak ABG sedang serius mengoperasikan gadget mereka. Ada yang  sedang bluethoot-an lagu dan film trend terkini. “Maklum, anak gaul tak boleh ketinggalan update Sang idola” katanya.

💦👎Di suatu ruangan kelas,  ada yang sedang sibuk main facebook dengan teman-teman di balik LCD tabletnya. Sungguh asyik, seakan tiada yang mengusik. Sekali-kali diapun senyum sambil mengibas-ngibaskan ujung telunjuknya ke layar amoled.

Ada yang tampak serius dan tegang !! Sepertinya dia sedang mengendalikan sebuah pesawat tempur. Menyerang dan terus membombardir kapal-kapal musuh. Terus melaju untuk mendapatkan point sebanyak-banyaknya. Lengah sedikit…..game over.

💦👊Ada yang sedang asyik mojok berdua di bawah jendela, fulan dan fulanah…..Entah anak siapa. Empat mata itu sedang fokus menatap layar netbook. Apalah gerangan yang sedang  ditonton. Hanya saja yang mengherankan, makin lama keduanya makin dekat dan merapat.

💦👎Di sebuah rumah berteralis besi, pintunya terkunci, dan di salah satu kamarnya yang terkunci pula…..seorang dara sedang bercakap-cakap manja persis di hadapan smartphone. Terpampang wajah seorang pria di layar ponselnya. Video call. Iya, video call. Di manapun tetap bersama. Tak ada yang bisa memisahkannya dengan Si Do’i kecuali pulsa.

📍Ada pula yang ‘cengangas-cengengesan’ bergaya di pinggir trotoar dengan kaca mata tembus pandangnya…..menunggu ‘bengkoang’ lewat dengan setengah busana.

💧Ada yang ekstrim lagi. Di antara parkiran dan toilet  umum 🚾 duduk tiga orang pemuda di hadapan sebuah laptop. Yang satu hanya mengulum senyum, yang duanya terus melotot ke arah laptop. Sebentar-bentar mereka serentak mengucapkan “Oo….mantaaaab”. Tahukah antum apa yang sedang mereka tonton? pertandingan juventus vs ac milan? atau persibaya vs persija?

Bukan….. Tapi tayangan langsung cctv yang mereka pasang di bagian dalam dinding toilet !!

💧Banyak orang mengeluh akibat kenakalan para penjahat toilet seperti ini. Tapi tunggu!! rupanya ada yang tak kalah gawatnya.  Yaitu putri-putri muslimah yang sengaja ingin ditatap……menampilkan foto-foto selfie hasil bidikan sendiri.

Untuk apa…..??  ‘MODAL’  cari pasangan di media sosial.

 

❌ Jangan anda bayangkan hasil jepretannya………

 

Yang membuat kelu lisan hamba-hamba yang beriman kepada Allah..💧

 

ونعوذبالله من ذلك….

————–

 

✋Coba kita amati  beberapa ilustrasi di atas. Akan kita dapati betapa jauh perbedaan pola kehidupan anak-anak remaja. Ada yang masih ‘hijau alami’ sebagaimana hijaunya bentangan ladang di tepi sawah. Sementara tebalnya kabut dosa….telah menutupi hati anak-anak pecandu dunia maya.

 

🚒🔥Akibatnya…..

Tentu sudah bisa ditebak. Kerusakan akhlak tidak bisa dielak. kebiadaban moral tidak mampu  ditangkal. Kasus-kasus perbuatan seksual makin brutal. Siasat tipu muslihat kian meningkat.

 

🔳🔳Budaya malu kian terbenam…..tenggelam, lalu menghilang. Diganti dengan ‘dinasti’ HAM yang mengampanyekan hak asasi dan kebebasan. Berupaya untuk mengubah hukum agama bahkan kemanusiaan. Sehingga membuat keturunan Adam semakin angkuh dan merasa kebal…..dari aturan Sang Pemilik Yang Maha Jabbar.

————–

 

🚫📺 Kalau dahulu kita mengenal istilah tontonan khusus untuk kalangan ’17 Tahun ke atas’. Suatu upaya timpang sebelah dalam melindungi anak-anak remaja dari kerusakan tontonan ‘orang dewasa’. Sehingga yang diberi ‘lampu merah’ untuk menikmati tontonan haram tersebut hanyalah mereka yang rata-rata masih usia puber. Yang umurnya di atas 16 tahun?……tancaaap!!

Wana’udzubillah.

 

Namun itu mending, dari sisi kuantitas pengguna. Karena ABG -yang notabenenya habis lihat langsung praktek- dilarang keras mengkonsumsi tontonan-tontonan azroq(biru) tersebut.

 

🚧✂ Dahulu kitapun mengenal istilah LSF (Lembaga Sensor Film). Yang telah berjasa ‘meminimalisir’ suguhan aurat para artis dan ‘artisah’. Meskipun sebenarnya masih banyak juga tayangan haram yang terlewat dan dianggap halal.

 

Namun itupun mending. Sebab, setidaknya telah memangkas adegan-adegan panas di atas ‘amben’.

 

🐾Adapun kini, dua istilah tersebut kian tergusur. Dan sepertinya tak lama lagi akan istirahat. Iya, Harus bagaimana lagi? Begitu merebaknya sarana sajian pornografi, Bagaikan air bah yang melabrak tanggul LSF yang tak sebegitu kokoh.

 

Akhirnya semua orang tak terbatas usia, tua ataupun muda, memiliki peluang sebebas-bebasnya untuk mendapatkan tayangan-tayangan haram nan fasidah.

 

 

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

 

” Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”

(Al Isra: 36)

————-

 

“MASA MUDA HANYA SEKALI. MARI KITA PUAS-PUASKAN !!”

❌🚬💊🎤🎻📺🎮👠❌

 

☝👎Demikianlah motto yang sudah terpatri di dalam hati mereka. Prinsip terbalik nan jauh dari fitrah manusia. Yang diingkari oleh akal yang sehat dan naluri yang suci. Andai mereka mau berpikir selintas saja, niscaya isi dada itupun kan sadar bahwa usia muda adalah amanah. Maka harus digunakan sebaik-baiknya….untuk persiapan menuju masa depan…..akhirat yang kekal.

—————-

وإلى الله المشتكى…..

 

 

Kejadian seperti ini bukan hanya terjadi di beberapa tempat, namun hampir di manapun bisa didapat.

 

Maka inilah PR bagi kita semua. Untuk selalu dan selalu memberikan bimbingan kepada kaum pemuda terkhusus, dan kepada umat islam secara umum.

 

📍☝👆Bangkit dan singsingkan lengan bajumu….dan berjuanglah sebisamu untuk menjauhkan mereka dari syubhat dan syahwat !!!

 

——

🚪Penutup

 

🌅🌃Merah ufuk tersingkap dari balik rumbia gubuk pinggiran sawah. Meredup lamban seiring kedatangan kelip gemintang. Sayu-sayu terdengar lantunan ayat Al Qur’an, menyelingi derik suara jangrik. Itulah Sang ayah yang sedang menyimak hafalan  dua orang putra kecilnya, sembari menunggu hidangan ikan mujair kumbang…..yang sedang digoreng oleh umi tercinta.

 

Ya Rabbi, berkahilah keluarga mereka….

Jadikan mereka selalu dalam sakinah dan bahagia….

———

 

 Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kami sekeluarga, demikian pula bagi seluruh pembaca !

 

Wa Barokallahu fiikum….

 

Solo, Jum’at 04 Rajab 1436

24 April 2015

 

✒ Akhukum fillah,

Abu Dawud al Pasimiy

Abudawudalpasimiy.wordpress.com

 

🔂repost: syarhus sunnah lin nisaa`

 

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿