🔸🔸Bulan rajab menurut alqur’an dan sunnah.🔸🔸

IMG-20150423-WA0022

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

🔸🔸Bulan rajab menurut alqur’an dan sunnah.🔸🔸

———————

✅ Kali ini penulis ingin menjelaskan sedikit tentang keutamaan bulan rajab, dan apa saja yang seharus-nya di lakukan kaum muslimin ketika memasuki bulan rajab,apakah ada keutamaan atau tidak di dalam-nya?

 

✅ Oleh karena itu dengan izin Allah عز وجل penulis akan menjelaskan secara ringkas, dan kebanyakan isi dari pada tulisan ini diambil dari kitab latoif ma’arif yaitu kitab yang di karang oleh

al Hafidh Ibnu Rajab al Hambali, kitab ini adalah kitab terbaik yang berbicara tentang bulan dalam islam .

 

✅Allah عز وجل menyatakan di dalam firman-nya:

 

إن عدةالشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السماوات و الأرض منها

أربعةحرم ذلك الدين القيم فلا تظلموا فيهن أنفسكم

 

🌸 Sesungguh-nya hitungan bulan di sisi allah ada dua belas bulan didalam kitab allah pada hari di ciptakan langit dan bumi diantara-nya empat bulan haram yang demikian adalah agama yang lurus dan maka janganlah berbuat dolim di dalam-nya.

 

✅ Di dalam ayat ini allah menjelaskan kepada kita bahwa di dalam islam ada 12 bulan diantaranya 4 bulan yang di katakan hurum kenapa di katakan demikian? hal ini di jelaskan oleh syaikh al alamah Abdurahman bin Nasir Asa’di di dalam tafsir-nya karena 4 bulan ini di haramkan-nya peperangan dan perbuatan  keji dan dholim, 4 bulan ini termasuk bulan suci.

 

✅ Adapun 12 bulan ma’ruf bulan hijri dan yang empat sebagaimana dikatakan nabi : di dalam hadist yang sohih di keluarkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Bakrah bahwa nabi di dalam khutbah-nya pada haji wada’ menyatakan:

 

إن الزمان قد استدار كهيئته يوم خلق

الله السماوات و الأرض السنة اثنا عشر شهرا منها أربعةحرم ثلاثة متواليات : ذو القعدة و ذو الحجة و المحرم و رجب مضر الذي بين جمادى وشعبان

 

Sesungguh-nya zaman telah berputar sebagaimana bentuk-nya pada hari di ciptakan langit dan bumi tahun ada 12 bulan diantara-nya 4 bulan haram tiga bulan saling bersamaan yaitu Dzul qo’dah dan Dzul hijjah, dan Muharom dan Rajab yang ada antara bulan jumad (1,2) dan

Sya’ban .

 

Di dalam hadist dan ayat di atas di jelaskan bahwa ada 4 bulan yang di mana di haramkan di dalam-nya pembunuhan dan perbuatan keji  yaitu Dulqo’dah Dulhijjah, Muharrom dan Rajab.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas khusus tentang  bulan Rajab.

 

✅ Didalam bulan Rajab di larang bagi kaum muslimin untuk berperang dan saling menyakiti, sebagaimana ayat yang telah kita sebutkan di atas.

✅ dan diantara kebiasaan  jahiliyah yang ulama berbeda pendapat apakah boleh di lakukan atau tidak ? yaitu kaum jahiliyah mempunyai kebiasaan menyembelih sembelihan pada bulan Rajab, ketika sahabat bertanya kepada rasul tentang yang demikian maka di jelaskan nabi di dalam sohihain bahwa nabi menyatakan :

 

لا فرع ولا عتيرة

 

Tidak ada far’a ataupun atiroh.

Far’a adalah sembelihan yang di persembahkan untuk toghut pada zaman jahiliyah, dikatakan juga oleh Imam An-nawawi di dalam syarh Muslim far’a  adalah binatang seperti onta kambing jika baru mempunyai anak yang pertama di persembahkan kepada sesembahan mereka,di sini ulama berbeda pendapat sebagian membolehkan far’a diantara-nya Ibnu Sirin dan sebagian Syafiiyah akan tetapi sohih wallahu a’lam sebagaimana dikatakan Ibnu Rajab di dalam latoif yaitu islam datang untuk meniadakan kebiasaan jahiliyah.

Adapun atiroh adalah sembelihan yang di sembelih dan di berikan kepada manusia untuk menghormati bulan Rajab di katakan Imam Nawawi di namakan rojbiyah penghormatan pada bulan rajab maka mereka menyembelih sembelihan ini.

Begitu juga di katakan sebagian orang syai’iyah,dalam masalah ini  Imam Nawawi memperbolehkan akan tetapi wallahu a’alam , pendapat yang sohih islam datang untuk menghapus semua kebiasan jahiliyah dan di ganti dengan yang lebih baik ,Sebagaimana di katakan rasul solallahu alaihi wa sallam:

 

عن أبي هريرة رضي الله عن

عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : لا فرع و لا عتيرة

 

Dari Abu Huraira dari nabi menyatakan tidak ada far’a dan juga atiroh.

 

✅ Di dalam hadist yang lain rasul menyatakan

 

عن نبيشة أنهم قالوا : يا رسول الله إنا كنا نعتر في الجاهلية يعني في رجب ؟ قال : اذبحوا لله في أي شهر

كان و بروا لله و أطعموا

 

Dari nabisyah bahwa sahabat menyatakan wahai rasulullah kami dahulu melakukan atiroh (pada masa jahiliyah) pada bulan Rajab kemudian nabi menyatakan sembelihlah kaarena Allah pada bulan apa saja dan berbuat baiklah karena allah ,berikan makan kepada manusia.

 

✅ Dengan penjelasan di atas terdapat bantahan bagi sebagian orang mereka menjadikan bulan Rajab sebagai bulan khusus untuk melaksanakan ritual atau perayaan dan lain sebagai-nya.

 

✅Diantara  permasalahan yang berhubungan dengan bulan rajab sebagaimana di jelaskan Ibnu Rajab al Hambali tidak ada solat yang di khususkan pada bulan Rajab diantara-nya sebagian orang melaksanakan solat rogoib pada awal malam jum’at dari bulan Rajab dengan sifat 12 roka,at antara magrib dan isya yang di mana solat ini muncul 400 tahun setelah hijrah rasul salallahu alaihi wa sallam bahkan para aimah semisal an-nawawi dan ibnu hajar al haitsami serta aimah ahlu sunnah yang lainya mengingkari di syariatkan-nya solat tersebut,  ulama berpendapat tidak ada dalil yang sohih yang menjelaskan keutamaan solat rogoib pada bulan rajab,  telah kita ketahui solat adalah ibadah yang perkara-nya tauqifiyah yaitu berhenti dengan ada-nya dalil.

 

⛔ Begitu juga berhubungan dengan puasa di bulan Rajab pendapat yang sohih tidak ada puasa yang dikhususkan pada hari-hari tertentu di bulan Rajab,hadist yang menjelaskan tentang masalah ini di sebutkan Ibnul Jauzy di dalam kitab-nya al maudhuat.

 

👉Adapun bepuasa pada bulan haram yaitu pada semua bulan yang 4 yang di sebutkan allah di dalam firman-nya yang tercantum di atas,  Di riwayatkan dari Azhar bin Said al Jumahi dari ibunya bahwa dia bertanya kepada aisyah jika aku berpuasa rajab ! Maka Aisyah menyatakan berpuasalah Sya’ban.

 

Dan juga diantara kebiasaan umat terdahulu pada bulan Rajab sebagaimana di katakan ibnu Rajab di dalam latoif ma’arif membayar zakat pada bulan Rajab hal ini jika di yakini pada bulan Rajab di khususkan maka bisa menjadi bid’ah,dan maklum bid’ah adalah suatu amalan yang di adakan dengan tujuan ibadah.

 

Begitu juga umrah pada bulan rajab, para sahabat seperti ibnu Umar dan juga Aisyah melaksanakan umrah pada bulan Rajab akan tetapi tidak ada satu dalilpun dari Alqur’an dan Sunnah yang mengkhususkan ibadah tersebut.

 

Dan di sebutkan di dalam kitab latoif ma’arif tentang kejadian-kejadian yang terjadi pada bulan Rajab akan tetapi tidak ada satudalilpun dari Al qur’an dan Sunnah yang membenarkan kejadian itu diantara-nya nabi di lahirkan pada tanggal 27 Rajab dan juga isra mi’raj terjadi pada bulan Rajab akan tetapi wallahu a’lam tidak ada satu dalilpun yang menunjukan kebenaran-nya.

 

🌸 Penutup :

 

Semua yang telah kita sebutkan adalah ibadah yang di lakukan sebagian orang , dan kaedah dari permasalahan ini bulan Rajab adalah bulan haram yang di haramkan di dalam-nya peperangan dan kedholiman di syariatkan pulan didalam-nya ibadah akan tetapi penghususan ibadah adalah haq allah semata tidak ada seorang hambapun yang bisa menysariatkan kecuali rasul. dan juga Allah  عز وجل tidak lupa untuk menyampaikan syariat-nya sebagaimana allah nyatakan:

 

وما كان ربك نسيا

 

Dan Allah عز وجل tidak lupa.

Dan syariat ini telah sempurna sebagaimana dikatakan Allah عز وجل :

 

اليوم اكملت لكم دينكم

و اتممت عليكم نعمتي و رضيت لكم الاسلام دينا

 

Pada hari aku telah sempurnakan untuk kalian agama kalian dan aku sempurnakan pula atas kalian  ni’mat dan aku ridho islam sebagai agama kalian.

Ayat-ayat diatas menunjukan bahwa satu ibadah merupakan bagian dariagama dan itu hanya haq allah dan rasul-nya semata.

✅ Nabi menyatakan :

 

و خير الهدي هدي محمد

 

Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhamad.

 

Sampai di sini dulu mudah-mudahan yang sedikit ini bermanfaat

 

و صلى الله على سيدنا محمد و على آله وصحبه و سلم

 

📝 Abu Abdirahman bamajbur

Makkah al Mukarromah

1 Rajab 1432 Hijriyah

Di koreksi kembali pada :

3 rojab 1436 hijriyah

 

 

 

📖 Sumber : Al Ustadz Miqdad Bamajbur Hafidzhahullahu ta,ala.

 

🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸

 

🌷🌷🌷🌷

Advertisements