✋Jangan engkau membuang kertas itu! (2⃣)

IMG-20150403-WA0031

📜🌸📜🌸📜🌸

✋Jangan engkau membuang kertas itu!  (2⃣)

Telah kita baca bersama kisah Bisyr Ibnul Harits Al-Haafi yang dimuliakan dan harum namanya dikarenakan selembar kertas yang ia muliakan karena di dalamnya tertulis sesuatu yang mulia,yaitu lafadz بسم الله  الرحمن الرحيم.

 

📜 Dan berikut ini beberapa fatwa para ulama tentang permasalahan ini.

 

✒Syeikh Ibnu Baaz -rahimahullah-

🌸 Pertanyaan :

Apakah diperbolehkan menjadikan koran-koran (yang terdapat ayat Al-Quran atau hadist – pen) sebagai alas makan? Dan apabila tidak diperbolehkan, maka apa yang harus dilakukan dgn koran2 tsb setelah dibaca?

 

🍃 Jawaban :

Segala puji hanya bagi Allah, tidak diperbolehkan menjadikan koran-koran tsb sebagai alas makan tidak pula sbg pembungkus berbagai kebutuhan dan tidak diperbolehkan menghinakannya dengan berbagai bentuk penghinaan apabila terdapat padanya sesuatu dari ayat-ayat Al-Quran, atau dzikrullah. 

 

👉Yang wajib adalah menyimpannya pada tempat-tempat yang pantas, atau membakarnya, atau menguburnya pada tanah yang baik.

 

📚 majmu fatawa wa maqolaat mutanawwi’ah 6/347

 

〰〰🍃🌸🍃〰〰

 

✒Syeikh Ibnu Al-Utsaimin

 

🌸 Pertanyaan :

Kami mempergunakan koran-koran, lembaran-lembaran dan majalah-majalah yang terdapat padanya nama-nama Allah kemudian kami membuangnya ke tempat sampah?

 

🍃 Jawaban :

Tidak diperbolehkan membuang sesuatu yang terdapat padanya ayat-ayat Allah atau hadist-hadist Rasulullah – shalallahu ‘alaihi wa sallam pada tempat-tempat yang dihinakan.

👉 Kalamullah itu agung, wajib dimuliakan.

 

📚 Fatawa islamiyah 4/507

 

〰〰〰🍃🌸🍃〰〰〰

 

✒Fatwa lajnah daaimah no.1283

 

🌸 Pertanyaan :

Sebagian koran terdapat padanya tulisan بسم الله الرحمن الرحيم, dan kemudian dibuang ke jalanan, dan sebagian orang memakainya sebagai alat untuk membersihkan, maka apakah hukumnya?

 

🍃 Jawaban :

Tulisan بسم الله الرحمن الرحيم disyariatkan pada setiap permulaan kitab-kitab ilmiah dan risalah-risalah,dan telah berlaku demikian Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam surat menyuratnya,dan hal ini terus berlangsung pada zaman para khalifah dan para shahabatnya sepeninggal beliau, dan manusia berjalan diatas yang demikian itu sampai pada masa kita ini. 

 

Maka mengagungkan dan menjaganya adalah wajib dan menghinakannya itu diharamkan, dan dosa bagi yang menghinakannya. 

 

karena بسم الله الرحمن الرحيم  merupakan salah satu ayat dari Al-Quran dan sebagian ayat dari surat An-Naml. Dan tidak diperbolehkan bagi siapa pun untuk menjadikannya sebagai alat untuk membersihkan, alas makan, atau pembungkus. Sebagaimana tidak diperbolehkan untuk membuangnya ke tempat sampah.

 

📚 Fatawa lajnah daaimah lil ifta’ 4/75

 

📝 ummu hudzaifah as-samarindiyyah

 

🌷🍃ash shalihah🍃🌷

 

°°°°°°°°°•••••°°°°°°°°°°

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s