โœ‹JANGAN ENGKAU MEMBUANG KERTAS ITU ! (1)

IMG-20150403-WA0022

๐Ÿ“œ๐ŸŒธ๐Ÿ“œ๐ŸŒธ๐Ÿ“œ๐ŸŒธ๐Ÿ“œ

โœ‹JANGAN ENGKAU MEMBUANG KERTAS ITU ! (1)

 

๐ŸŒธ Yang saya maksud bukanlah kertas sembarang kertas,akan tetapi kertas itu adalah kertas yang di dalamnya terdapat tulisan ayat-ayat Al Qur’an, nama-nama Allah dan hadits-hadits nabawi.

 

๐ŸŒธ Seringkali kita menganggap remeh hal-hal semacam ini sadar atau tidak. Meremehkan perkara-perkara yang seharusnya dimuliakan baik karena kebodohan kita atau karena kemalasan.

 

๐Ÿ‘‰ Sebagai contoh misalnya, meletakkan Al Qurโ€˜an, kitab-kitab,majalah, dan catatan-catatan ta’lim di sembarang tempat, sehingga anak-anak kita dengan mudah mengambilnya dan bermain-main dengannya, dirobek, diduduki dan diinjak.

 

๐Ÿ‘‰ Contoh lain adalah enggan memungut kertas-kertas yang berserakan di lantai yang di dalamnya terdapat hal-hal tersebut di atas sehingga ditiduri, diduduki, atau diinjak atau bahkan langsung membuangnya ke tempat sampah.

 

๐Ÿ‘‰ dan kasus yang lain adalah menjual majalah-majalah atau kertas-kertas ย yang terdapat di dalamnya ayat Al Qur’an, nama-nama Allah dan hadits-hadits nabawi kepada tukang loak yang kemudian kertas-kertas ini akan dijadikan pembungkus berbagai kebutuhan atau dijadikan sebagai alat pembersih kaca atau mobil.

 

Subhanallah…Allahu Akbar !

 

โ˜ Sungguh,yang demikian itu amatlah tidak pantas bagi kita kaum muslimin. Al Qur’an itu mulia, nama-nama Allah itu mulia demikian pula dengan sabda -sabda nabi-Nya. Sedangkan perbuatan-perbuatan semacam itu merupakan bentuk tidak adanya pemulian kita terhadap apa-apa yang seharusnya dimuliakan dan bahkan bisa jadi barometer atau ukuran akan kurangnya ketaqwaan kita, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman ย :

 

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุนูŽุธู‘ูู…ู’ ุดูŽุนูŽุงุฆูุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจย 

 

” Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.โ€

ย (QS. Al-Hajj: 32)

 

โ˜ Allah Azza wa Jalla juga berfirman

 

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุนูŽุธู‘ูู…ู’ ุญูุฑูู…ูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุฑูŽุจู‘ูู‡ู

 

“Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Rabbnya.โ€ย 

(QS.Al-Hajj: 30)

 

โ˜ Perlu kita ketahui bahwa KAUM MUSLIMIN TELAH BERSEPAKAT AKAN WAJIBNYA MENJAGA DAN MEMULIAKAN MUSHAF ALQUR’AN, sebagaimana disebutkan oleh Imam An-Nawawi -rahimahullah- dalam kitab Ath-Thibyan Fii Adaab Hamalatil Qur’an hal.174

 

๐Ÿ‘‰ Ini menunjukkan bahwa kertas-kertas yang terdapat padanya tulisan ayat-ayat Al-Qur’an juga WAJIB untuk dijaga dan dimuliakan.

 

๐ŸŒธ ย SIMAKLAH KISAH BERIKUT INI, SEORANG YANG DIMULIAKAN KARENA SELEMBAR KERTAS..

 

๐Ÿ“œ Bisyr ibnul Harits Al-Haafiy adalah salah seorang imam ahlus sunnah pernah berguru kepada imam Malik, Fudhoil bin ย ‘iyadh,dan Ibnul Mubaarak -rahimahumullah- ia dikenal dengan banyak kemulian dan pujian dari kalangan para ulama. Suatu kali ia ditanya ย : bagaimanakah awal mula perkaramu, karena namamu disisi manusia seakan-akan seperti nama Nabi?ย 

 

๐Ÿ“œ Beliau menjawab : ini adalah semata karunia Allah ! apa yang bisa aku katakan pada kalian?! Dahulu aku hanyalah seorang lelaki yang hina, kemudian suatu hari aku berjalan dan tiba-tiba aku menemukan secarik kertas di jalanan, maka aku pun memungutnya, dan ternyata ada tulisan ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… padanya.ย 

 

Lalu aku pun membersihkannya dan kuletakkan di sakuku. Dan ketika itu aku mempunyai uang dua dirham dan aku tidak punya kecuali dua dirham itu. Lalu aku pergi ke tukang minyak wangi dan aku membeli minyak wangi dengan dua dirham tadi, kemudian aku usapkan ke kertas tadi. Kemudian pada malam itu aku tidur dan aku melihat dalam mimpiku seakan ada yang mengatakan “Engkau telah mengangkat nama kami dari jalanan dan engkau telah mengharumkannya, sungguh akan aku harumkan namamu di dunia dan di akhirat,” lalu terjadilah apa yang terjadi.

ย (hilyatul auliya ‘ 8/336 dikutip dari sahab.net.)

 

bersambung insya Allah…

 

๐Ÿ“ ummu hudzaifah as-samarindiyyah

 

๐ŸŒท๐Ÿƒash shalihah๐Ÿƒ๐ŸŒท