๐Ÿ”—๐Ÿ”ต Silsilah “Mutiara Hikmah Salafiyyah” Dalam ๐Ÿฏ TARBIYATUL AULAD ๐Ÿณ

IMG-20150317-WA0041

——————–

๐Ÿ”—๐Ÿ”ต Silsilah “Mutiara Hikmah Salafiyyah”

Dalam ๐Ÿฏ TARBIYATUL AULAD ๐Ÿณย 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ย 

3. ๐ŸŒ…๐Ÿ”‘๐Ÿถ PARA NABI DAN ORANG-ORANG SHALIH BERDO’A MEMOHON DIBERI KETURUNAN YANG SHALIH

๐ŸŒ Nabi Zakariyya ‘alahis salam berdo’a :

( ู‡ูู†ูŽุงู„ููƒูŽ ุฏูŽุนูŽุง ุฒูŽูƒูŽุฑููŠู‘ูŽุง ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ู ู‡ูŽุจู’ ู„ููŠ ู…ูู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ูƒูŽ ุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุฉู‹ ุทูŽูŠู‘ูุจูŽุฉู‹ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุณูŽู…ููŠุนู ุงู„ุฏู‘ูุนูŽุงุกู (38) ) [ุขู„ ุนู…ุฑุงู†: 38]

“Di sanalah Zakariya berdoa memohon kepada Rabbnya seraya berkata: “Ya Rabbi, berilah aku dari sisi Engkau SEORANG ANAK YANG BAIK. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.

ย (Ali ‘Imran : 38)

๐Ÿ…พ Al-Imam as-Sa’di mengatakan,ย 

“yaitu yang BERSIH AKHLAQNYA, baik ADABNYA, sehingga dengan keberadaan anak tersebut sempurnalah kenikmatan dunyawiyah dan diniyah.” (lihat Tafsir as-Sa’di)

๐ŸŒ™ Orang-orang shalih, dari kalangan ‘Ibadurrahman, berdoa kepada Allah :

( ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑู‘ููŠู‘ูŽุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑู‘ูŽุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชู‘ูŽู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง (74) ) [ุงู„ูุฑู‚ุงู†: 74]

“(‘Ibadurrahman) adalah orang-orang yang berdo’a : “Ya Rabb Kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk pandangan, dan jadikanlah kami sebagai imam (pimpinan) bagi orang-orang yang bertaqwa.”

ย (al-Furqan : 74)

๐Ÿ‚ Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,ย 

“yang mereka harapkan adalah isteri-isteri dan anak-anak yang melaksanakan ketaatan, dengan itu sejuklah pandangan mereka di dunia dan di akhirat.”

๐Ÿก ‘Ikrimah rahimahullah mengatakan,ย 

“Mereka tidak mengharapkan anak yang cantik atau pun tampan (secara fisik), namun mereka menginginkan ANAK-ANAK YANG TAAT.”

๐Ÿ”… Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan :ย 

“Orang-orang memohon kepada Allah agar mengeluarkan dari keturunannya, anak yang MENTAATI-Nya dan BERIBADAH KEPADA-Nya satu-satu tidak ada sekutu bagi-Nya.”

๐Ÿ“š (lihat Tafsir Ibni Katsir pada ayat tersebut)

โ›ต๐ŸŒ…๐ŸŒน๐Ÿ“ฉ๐Ÿ“ฎ

โ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ข

๐Ÿ“ Majmu’ah Manhajul Anbiyaย 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s