SALAFUS SHALIH MENILAI SESEORANG DENGAN MELIHAT TEMAN DEKATNYA 🔗🏡🏡

PhotoGrid_1425571581344

🏠🏠🔗 SALAFUS SHALIH MENILAI SESEORANG DENGAN MELIHAT TEMAN DEKATNYA 🔗🏡🏡

————————

 

🌟 ASY-SYAIKH ABU ‘ABDILLAH JAMAL BIN FURAIHAN AL-HARITSI HAFIZHAHULLAAH

 

🍃 حكم السلف على  المرء بقرينه

 

✨ الشيخ أبو عبدالله جمال بن فريحان الحارثي

 

◽[١٥٠]  قال ابن مسعود-رضي الله عنه-(( اعتبروا الناس بأخدانهم، المسلم يتبع المسلم، و الفاجر يتبع الفاجر)).

 

📚 اﻹبانة: (2/477 رقم 502) و الشق اﻷول أخرجه البغوي في شرح السنة (13/70).

 

[150] Ibnu Mas’ud berkata:

“Nilailah seseorang itu dengan siapa dia berteman, karena seorang muslim akan mengikuti muslim yang lain dan seorang fajir (kurang ajar) akan mengikuti orang fajir yang lainnya.”

 

📖 al-Ibanah 2/477 no. 502, Syarhu as-Sunnah al-Baghawi 13/70.

 

🌿🌿🌿

 

◽[١٥١] وقال: ((إنما يماشي الرجل و يصاحب من يحبه ومن هو مثله))

 

📚 اﻹبانة (2/476 رقم 499).

 

[151] Beliau juga mengatakan:

“Seseorang itu akan berjalan dan berteman dengan orang yang dicintainya dan mempunyai karakter (sifat) sama seperti dirinya.”

 

📖 al-Ibanah 2/476 no. 499

 

🌿🌿🌿

 

◽[١٥٨] قال اﻷوزاعي : ((من ستر عنا بدعته لم تخف علينا ألفته))

 

📚 اﻹبانة: (2/476 رقم 498)

 

[158] al-Auza’i mengatakan:

“Barang siapa yang menyembunyikan BID’AHNYA dari kita, niscaya tidak akan bisa menyembunyikan persahabatannya terhadap kita.”

 

📖 al-Ibanah 2/476 no. 498.

 

🌿🌿🌿

 

◽ [١٥٩] قال اﻷعمش: ((كانوا ﻻ يسألون عن الرجل بعد ثلاث: ممشاه، ومدخله، وألفه مناس))

 

📚 (اﻹبانة) (2/476 رقم 498

 

[159] al-A’masy mengatakan:

“Biasanya salafus sholeh tidak menanyakan keadaan seseorang kecuali sesudah mengetahui tiga hal yaitu jalannya, tempat masuknya dan teman-temannya.”

 

📖 al-Ibanah 2/476 no. 498.

 

🌿🌿🌿

 

◽[١٦٠]  دعى أيوب السختياني إلى غسل ميت، فخرج مع القوم، فلما كشف عن وجه الميت عرفه، فقال: ((أقبلوا قبل صاحبكم، فليست أغسله، رأتيته يماشي  صاحب بدعة))

 

📚 اﻹبانة: (2/478 رقم 503).

 

[160] Ayyub as-Sikhtiani pernah diundang untuk memandikan jenazah, kemudian beliau berangkat bersama beberapa orang. Ketika penutup jenazah tersebut disingkapkan beliau mengenalinya, maka beliu berkata:

“KEMARILAH, URUSLAH TEMANMU INI, SAYA TIDAK AKAN MEMANDIKANNYA KARENA SAYA PERNAH MELIHATNYA BERJALAN DENGAN SEORANG AHLI BID’AH.”

📖 al-Ibanah 2/478 no. 503.

 

🌿🌿🌿

 

 

◽[١٦٦] قال ابن عون: ((من يجالس أهل البدع أشد علينا من أهل البدع))

 

📚 اﻹبانة: (2/273 رقم 486).

 

[166] Ibnu ‘Aun mengatakan

“Barangsiapa yang duduk dengan ahli bid’ah, dia jauh lebih berbahaya bagi kita dibandingkan ahli bid’ah itu sendiri.”

 

📖 [al-Ibanah 2/273 no. 486]

 

🌿🌿🌿

 

◽ [١٧٠] قال عتبة الغلام: ((من لم يكن معنا فهو علينا))

 

📚 الإبانة: (2/437 رقم 487).

 

[170] Utbah al-Ghulam mengatakan:

“Barangsiapa yang tidak bersama kita berarti dia musuh kita.”

 

📖 al-Ibanah 2/437 no. 487

🌿🌿🌿

 

📚 Sumber: Lammud Durril Mantsur minal Qaulil Ma’tsur, bab 17; hlm. 52-56; Maktabah Darus Salaf; cetakan pertama; Th. 1418 H / 1987 M

 

📝Alih Bahasa: Abu Utbah Miqdad Hafizhahullaah.

 

🌎 WA Forum Riyadhul Jannah Wonogiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s