🍀PERNYATAAN RUJUK AL-USTADZ ABDURRAHMAN DANI (*Alumni salah satu Markiz di Yaman)

IMG_20150108_181132

———————

🌸🌵🌵🌸

 

🍀PERNYATAAN RUJUK AL-USTADZ ABDURRAHMAN DANI

(*Alumni salah satu Markiz di Yaman)

 

—————————

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Nikmat yang paling agung adalah istiqomah di atas al-haq.

 

Ingatlah kita dengan nikmat Allah Ta’ala kepada kita, sehingga Allah selamatkan kita dari kejelekan fitnah

Janganlah kita bersombong dan terbetik dalam benak hati bahwa semua keselamatan itu semata-mata karena kita pribadi.

⚠ Sekali-kali tidak!!!

 

🔅 Tetapi karena Allah-lah kita selamat.

 

Bisa jadi si fulan selamat dari fitnah pada tahun ini, tapi belum tentu dia selamat pada terjangan fitnah yang setelahnya.

 

Alhamdulillah setelah ana mendapatkan nasehat dari asatidzah fudhala’, dalam hal ini ustadz luqman ba’abduh dan yang lainnya, maka ana dengan TANPA UNSUR PAKSAAN ,menyatakan

 

✅ Rujuk dan bertaubat atas kesalahan-kesalahan saya selama ini yang telah menyelisihi manhaj salaf:

 

1⃣ Bahwa selama ini saya terdidik (dalam perkara manhaj)  di sebagian Ma’had di Yaman dengan tarbiyah tidak baik,  yang membuat saya tidak mengerti tentang banyak permasalahan manhaj, dan tidak memperhatikan dan mengamalkan rudud para ulama’ kibar dan tidak adanya ihtimam/perhatian terhadap kitab-kitab rudud yang telah ditulis oleh ulama kibar, sehingga muncullah dari itu segala ucapan dan perbuatan dari diri saya yang  bertentangan dengan bimbingan salafy dan ulama kibar.

 

Berikut poin-poin rujuk saya :

 

A. Dalam menyikapi fatwa ulama kibar, seperti Asy-Syaikh Rabi’ dan Asy-Syaikh ‘Ubaid hafizhahumallah terkait fitnah Dzulqarnain maupun Muhammad Al-Imam.

 

👉 Selama ini,  saya tidak menempatkan fatwa beliau pada tempatnya.

 

💡🔎 Maka sejak sekarang saya

📩 bertaubat kepada Allah Ta’ala dari KESALAHAN tersebut.

📩 Sejak sekarang saya meyakini wajibnya MENJAUHI Dzulqornain dan orang-orang yang bersamanya, karena dia sebagaimana dikatakan Asy-Syeikh Rabi’ sebagai mutalawwin, la’ab dan yamsyi ‘ala thoriqotil halaby fil makr.

❗Kalimat MLM ini LEBIH PARAH dari kalimat “mutasaahil”(bermudah-mudah) yang saya yakini sebelum ini pada Dzulqornain.

 

B. Terkait permasalahan Muhammad Al-Imam; sikap ana adalah persis yang ditulis oleh syeikh ‘Arafat dalam (At-Ta’kid…  ) yang telah ditaqdim (diberi pengantar) dan direkomendasi oleh tiga masyaikh kibar ; Asy-Syaikh Rabi’,Asy-Syaikh ‘Ubaid, dan Asy-Syaikh ‘Abdullah Al-Bukhari.

 

▶ Saya katakan,  bahwasanya pembelaan-pembelaan terhadap muhammad al-imam yang diucapkan masyaikh yaman dan murid-muridnya adalah BATHIL.

 

C. Terkait perkataan dan sepak terjang saya sebelumnya sebagaimana tersebar di sebagian media, majelis, atau individu, seperti:

C.1. Dzulqornain sekedar berada di atas thoriqoh hizbiyyah dan tahdzir terhadap dia tidak perlu diterapkan sebagaimana tahdzir terhadap ahlul bid’ah.

C.2. Dzulqornain mutasaahil (bermudah-mudahan) dan ustadz luqman mutasyaddid (keras).

C.3. Jangan disibukkan dengan fitnah dan mengilzamkan (mengharuskan) untuk diam (padahal perkara telah jelas dan dijelaskan kibar ulama).

C.4.Penukilan beberapa ucapan yang memberi makna pembelaan ataupun pemberian udzur kepada Muhammad Al-Imam.

C.5 Ketidakhati-hatian saya dalam mengeluarkan pernyataan sehingga mempengaruhi stabilitas dakwah di Indonesia.

 

👉🔥Itu semua adalah salah, dan saya bertaubat dari semua kesalahan tersebut

 

2⃣ Saya meyakini bahwa kembali kepada ulama kibar dalam menghadapi fitnah adalah jalan keselamatan. Sehingga tidak menjadikan fatwa mereka sekedar tameng,untuk lari kepada sikap diam dalam menghadapi al haq dan al batil.

 

3⃣ Saya bersyukur kepada Allah kemudian berterimakasih ke semua pihak yang telah menasehati dan membantu saya,  sehingga kami tersadar dan bertaubat atas segala kesalahan ini.

 

4⃣ Kemudian setelah pernyataan saya ini  terkait masalah dakwah (taklim dan yang lainnya), saya serahkan kepada asatidzah sampai waktu yang direkomendasikan oleh mereka kembali.

 

Semoga Allah menjadikan ini semua Ikhlas karenaNya semata.Amin ya Rabbal Alamin.

 

📆 Jember, 3 Rabi’u Awwal 1436 H

25 Desember 2014 M

 

✏ Abu Ahmad ‘Abdurrahman Dani

 

•••••••••••••••••

dipublish oleh

📝🌠WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia

 

🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿

——————————————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s