๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ…พ๐Ÿ‘Š BAHAYA KETENARAN

IMG-20150219-WA0025

โ—‡โ—‡โ—‡โ—‡โ—‡โ—‡โ—‡โ—‡

๐Ÿ’ฅ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ…พ๐Ÿ‘Š BAHAYA KETENARAN

 

๐Ÿ“ขAsy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz hafizhahullah [Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi]

 

โ–ถIbnu Masโ€™ud radhiyallahu anhu berkata:

 

ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ู†ูŽ ุฐูู†ููˆู’ุจููŠู’ ู…ูŽุง ูˆูŽุทูุฆูŽ ุนูŽู‚ูุจููŠู’ ุงุซู’ู†ูŽุงู†ู.

 

โ€œSeandainya kalian mengetahui dosa-dosaku, tidak akan ada orang yang mau berjalan di belakangku (mengikutiku) walaupun cuma dua orang.โ€

(Lihat: Siyar Aโ€™lamin Nubalaโ€™, I/495 โ€“pent)

 

Ada orang-orang yang terkenal, sebagian mereka ada yang terkenal karena dia seorang qariโ€™ Al-Qurโ€™an, dia terkenal karena bagusnya bacaannya dan karena kemerduan suaranya, sehingga manusia banyak yang mendatanginya. Diantara mereka ada yang merupakan seorang ulama yang dia terkenal karena ilmu, fatwa, waraโ€™ dan kesalehannya, sehingga banyak manusia yang mendatanginya. Diantara mereka ada yang sebagai seorang dai yang dia terkenal karena apa yang dia kerahkan dan dia upayakan untuk manusia, sehingga banyak dari mereka yang mendatanginya disebabkan karena Allah memberi mereka hidayah kepada kebenaran melalui perantaraan dia. Ada juga seseorang yang terkenal karena dia seorang yang menunaikan amanah, ada yang terkenal karena suka melakukan amar maโ€™ruf nahi mungkar, dan seterusnya.

 

โš Ketenaran merupakan kedudukan yang sangat rawan untuk menggelincirkan seseorang. Oleh karena inilah Ibnu Masโ€™ud radhiyallahu anhu mewasiatkan untuk dirinya sendiri yang menjelaskan keadaan beliau dan menjelaskan apa yang wajib untuk dilakukan โ€“katakanlahโ€“ oleh siapa saja yang memiliki pengikut, beliau mengatakan:

 

ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ู†ูŽ ุฐูู†ููˆู’ุจููŠู’ ู…ูŽุง ูˆูŽุทูุฆูŽ ุนูŽู‚ูุจููŠู’ ุงุซู’ู†ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽุญูŽุซูŽูŠู’ุชูู…ู ุงู„ุชู‘ูุฑูŽุงุจูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุฃู’ุณููŠู’.

 

โ€œSeandainya kalian mengetahui dosa-dosaku, tidak akan ada orang yang mau berjalan di belakangku (mengikutiku) walaupun cuma dua orang, dan niscaya kalian akan menaburkan debu di kepalaku.โ€

 

โœ‹Wajib atas siapa saja yang memiliki ketenaran atau dia termasuk orang yang menjadi idola manusia, untuk senantiasa menganggap rendah dirinya di tengah-tengah mereka, dan hendaknya dia menampakkan hal itu namun bukan agar dimuliakan oleh mereka. Tetapi dia melakukannya semata-mata agar mendapatkan kemuliaan di sisi Allah Jalla wa Ala. Dan poros dari hal itu adalah keikhlasan, karena sungguh diantara manusia ada yang terkadang merendahkan dirinya di hadapan manusia agar dia nampak atau menonjol (agar dianggap sebagai orang yang tawadhuโ€™ โ€“pent) diantara mereka. Yang semacam ini termasuk perbuatan syaithan.

 

โœŠDiantara mereka ada yang merendahkan dirinya di tengah-tengah manusia dalam keadaan Allah Jalla wa Ala mengetahui hatinya bahwa dia jujur dalam hal tersebut. Dia melakukannya karena takut perjumpaan dengan Allah Jalla wa Ala, dan dia takut terhadap hari ketika apa yang tersembunyi dalam dada diberi balasan setimpal, dan hari ketika semua yang ada di dalam hati dibongkar. Dan ketika itu tidak ada sedikitpun yang tersembunyi dari ilmu Allah.

 

๐Ÿ’ป Sumber: Bahaya Ketenaran ||http://forumsalafy.net/?p=8262

 

ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s