Hukum Menggabungkan Aqiqoh dan Kurban

IMG-20140111-WA0007

————————

 Silsilah Fiqih Ibadah 

————————

 Hukum Menggabungkan Aqiqoh dan Kurban. 

————————

 Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rohimahulloh.

~~~~~~~~~~~~~~~~

 

📞 Pertanyaan:

Seseorang tidak sanggup untuk meng-aqiqohi anak-anaknya, dan tibalah hari raya kurban dan dia menyembelih kurban dengan digabungkan niatnya bersama aqiqoh dengan kurban, apakah boleh demikian?

 

 Jawaban:

Jika aku ingin menjawab pertanyaan Anda secara ringkas maka jawabannya: tidak boleh.

 

Sedangkan rinciannya berbeda sesuai dengan perbedaan pandangan ulama:

🔹 Yang berpendapat bahwa aqiqoh adalah sunnah dan kurban adalah sunnah maka berdasarkan rincian yg telah kami sebutkan pada masalah puasa enam hari di bulan Syawwal; yaitu berkurban dan meniatkan aqiqoh maka akan dicatat sebagai pahala berkurban ditambah niat aqiqoh, ini ditinjau bagi orang yang berpendapat bahwa masing-masingnya dari kurban dan aqiqoh adalah sunnah.

 

🔹 Adapun yang berpendapat -seperti aku- bahwa masing-masing dari kurban dan aqiqoh adalah wajib maka tidak cukup satu kewajiban mewakili kewajiban (yang lain); maka harus menunaikan aqiqoh dan harus berkurban juga”. Selesai.

~~~~~~~~~~~

 Sumber: kaset “Silsilah al-Huda wan Nur”, kaset no. (689).

___✏ Alih Bahasa: Muhammad Sholehuddin Abu Abduh.

———————–

🌏 WA Ahlus Sunnah Karawang.

 

~~~~✅~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s