SEORANG HAMBA ANTARA DOSA DAN KETAATAN

catatanmms282

BAGUS UNTUK DIBACA

 

SEORANG HAMBA ANTARA DOSA DAN KETAATAN

✅Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah

 

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala jika menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, Dia akan menjadikannya lupa untuk melihat ketaatan yang dia lakukan dan menghilangkannya dari hati dan lisannya. Namun jika dia ditimpa dosa, maka Allah menjadikan dosa tersebut selalu terbayang-bayang di depan matanya dan dia lupakan semua ketaatannya dan menjadikan perhatian terbesarnya semuanya terhadap dosanya. 

 

Jadi dosanya senantiasa di terbayang-bayang hadapannya ketika dia berdiri atau duduk, dan di waktu pagi maupun di waktu sore. Maka hal ini pun menjadi kunci rahmat bagi dirinya.

 

Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian Salaf: “Sesungguhnya ada seorang hamba yang benar-benar melakukan dosa namun hal itu justru menjadi sebab dia masuk ke dalam syurga, sedangkan hamba yang lain ada yang melakukan kebaikan namun hal itu justru menjadi sebab dia masuk neraka.”

 

Ada yang bertanya: “Bagaimana hal itu bisa terjadi?”

 

Dia menjawab: “Dia melakukan dosa lalu dosa itu selalu terbayang-bayang di depan matanya, setiap kali mengingatnya dia pun menangis, menyesal, bertaubat, memohon ampunan, merendahkan diri, kembali kepada Allah, merasa hina dan hancur hatinya di hadapan-Nya, dan dia pun melakukan banyak amal untuk menebus dosanya itu, sehingga hal itu menjadi sebab rahmat bagi dirinya.

Sebaliknya hamba yang lain ada yang berbuat kebaikan lalu kebaikannya itu selalu dia ingat, dia ungkit-ungkit, dia lihat terus, dan dia hitung-hitung di hadapan Rabbnya dan hamba-hamba-Nya, serta dia sombongkan, dan dia merasa heran kepada manusia kenapa mereka tidak memuliakan dan menghormatinya atas kebaikan yang telah dia lakukan itu.

Jadi perkara-perkara ini terus ada pada dirinya sampai menguat pengaruh-pengaruhnya terhadapnya sehingga menyebabkan dia masuk neraka.”

 

Jadi tanda kebahagiaan seorang hamba adalah dengan meletakkan kebaikan-kebaikannya di belakang punggungnya, sedangkan keburukan-keburukannya dia letakkan di depan matanya.

 

Sedangkan tanda kesengsaraan seorang hamba adalah dengan meletakkan kebaikan-kebaikannya di depan matanya, dan keburukan-keburukannya dia letakkan di belakang punggungnya.

 

Hanya kepada Allah saja kita memohon pertolongan.

 

Sumber artikel: Miftaah Daaris Sa’aadah, II/294-295

 

Alih bahasa: Abu Almass

Rabu, 15 Dzulqa’dah 1435 H

WSI/ http://forumsalafy.net/?p=6285

 

~~~~~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s