Hukum Membaca Do’a Qunut Witir Dengan Nada

IMG-20131002-WA0000

Hukum Membaca Do’a Qunut Witir Dengan Nada

 

Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiri ditanya hukum menadakan bacaan do’a Qunut Witir

 

✅Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiri menjawab:

 

“Kami tidak mengetahui adanya tartil kecuali pada Al-Qur’an Al-Karim.

 

Kebanyakan Orang pada hakekatnya tidak dapat membedakan, yakni kebanyakan kaum muslimin tidak dapat membedakan antara tartil dengan taghonni (melagukan). Tartil adalah tamahhul (membaca dengan berlahan), seandainya ia membaca “Al-Hamdulillahi Rabbil ‘alami * Ar-Rahmanir Rahim” ini adalah tartil selama ia membacanya dengan berlahan, dan yang dituntut adalah dengan membaguskan suara. Yang seperti ini khusus untuk Al-Qur’an.

 

Adapun apa yang dilakukan sebagian kaum muslimin, maka aku tidak mengetahui sampai sekarang ini apa yang dilakukan  oleh sebagian kaum muslimin ketika menadakan do’a qunut sebagaimana mereka melagukan Al-Qur’an. Sampai sekarang aku tidak mengetahui adanya dalil ttg hal ini.

 

Dan Aku khawatir ini termasuk bid’ah yang muhdats. [selesai]

 

Sumber Fatwa: Pelajaran beliau, Syarah Kitab ‘Umdatul Fiqh, Kitabush Shiyam, pertanyaan terakhir dari kaset ke empat pada side B.

 

Diterjemahkan dari: http://www.sahab.net/forums/showthread.php?s=daade96d570a46661f91ca287f76236d&p=784889#post784889

 



~~~~🌿~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s