Tanda-Tanda Hati yang Selamat

Catatanmms

Bismillah

 

Allah Ta’ala berfirman, mengabarkan tentang doa Khalil-Nya Ibrahim alaihissalam yang memohon agar Allah tidak menghinakannya di hari ketika manusia dibangkitkan, yaitu

(asy syu’ara 88-89):

 

يوم لا ينفع مال ولا بنون (88) إلا من أتى الله بقلب سليم

 

“Hari ketika tiada lagi berguna harta dan anak2 kecuali orang2 yang datang menghadap Allah membawa hati yang selamat.”

 

** Hati yang selamat adalah hati yang bersih dari syirik (besar ataupun kecil).

Bersih (selamat) dari kecurangan, dendam, dengki, kikir, kibir, hubbuddunia (cinta dunia) dan kedudukan.

Jadi, dia selamat dari semua kotoran yg menjauhkannya dari Allah.

 

Selamat dari semua syubhat yang menyanggah beritaNya.

Selamat dari semua syahwat yang menantang perintahNya.

Selamat dari semua keinginan yang bersaing dengan apa yg di kehendakiNya.

 

Selamat dari penghalang yang menghentikannya dari Allah.

Hati yang selamat ini ada dalam surga dunia,alam barzakh dan akhirat.

 

*** Tidaklah mutlak keselamatan itu  sampai hati itu bersih dari 5 hal: Tidaklah mutlak sempurna keselamatan itu sampai*

 

1. Dari syirik,yang berlawanan dengan tauhid.

2. Dari bid’ah yang berlawanan dengan sunnah

3.Dari syahwat, yang menyelisihi perintah

4.Dari kelalaian, yang berlawanan dengan dzikir

5.Dari hawa nafsu, yg berlawanan dengan upaya pemurnian dan keikhlasan.

 

 

*** Diantara tanda-tanda Qalbun Saliim adalah :

Di antara tanda2 Qalbun Salim ialah:

 

A. Dia selamat/bersih dari rasa suka kepada hal2 yang tidak disukai oleh Allah.

 

B. Hati itu selalu mnggerakkan pemiliknya agar senaniasa kembali kepada Allah dan bergantung kepadaNya.

 

C. Hati itu tidak pernah putus mengingat Allah.

 

D. Apabila disodorkan kepadanya sesuatu yg buruk,dia dengan naluri dan fitrahnya lari menjauh dan tidak menoleh kepadanya, bahkan membencinya.

 

E. Jika satu saja amal taat luput dikerjakannya, dia merasa kehilangan dan sakit.

 

F.Dia selalu rindu ingin bertemu dengan Allah.

 

G.Setiap mulai shalat, hilang darinya kesedihan dan cemas terhadap urusan dunia.

 

H.Selalu menjaga waktunya untuk hal2 yg berguna,jauh dari yang sia-sia.

 

I. Perhatian untuk memperbaiki amal lbh besar drpada mengerjakan amalan itu sendiri.

 

اللهم ارزقنا قلبا سالما

 

Faidah dari Al Ustadz Idral Harits Hafizhahulloh

 

Forward dari WhatsApp SalafyIndonesia

 



Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s