Bimbingan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Tatkala Hujan


Penulis: Abu Ali Abdus Shobur

Sebagai seorang muslim, tentunya kita diperintahkan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk mengikuti bimbingan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah suri teladan yang terbaik bagi umatnya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا (21)

(artinya) : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Al Ahzab : 21). Continue reading

Tiga Nasihat Berharga

al-Ustadz Muslim Tamam

“Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, “Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada. Iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan yang baik, niscaya kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang mulia.” (HR. at-Tirmidzi, dia berkata, “Hadits ini hasan shahih.” Dihasankan pula oleh asy-Syaikh al-Albani)

…Wahai saudaraku, semoga Allah subhanahu wa ta’ala merahmati kita semua

Pesan-pesan mulia dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini, awalnya ditujukan kepada sahabat Abu Dzar Jundub bin Junadah al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Walaupun demikian, sebenarnya juga diperuntukkan bagi seluruh umatnya. Beliau adalah seorang sahabat yang terkenal dengan kezuhudan dan keilmuannya. Keseriusan perjuangannya dalam menggapai hidayah adalah contoh dan teladan. Keteguhan beliau dalam memegang keyakinan dan kebenaran adalah figur panutan. Beliau termasuk orang-orang pertama (as-Sabiqunal Awwalun) yang masuk Islam. Continue reading

Allah Maha Pengampun, Namun Jangan Terperdaya


Ampunan Allah sangat luas, Allah adalah Yang Maha Pengampun. Tapi,  jangan terperdaya oleh syaitan dan hawa nafsu sehingga bermudah-mudahan untuk berbuat dosa.

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ

Wahai sekalian manusia, apa yang menyebabkan kalian terperdaya dari Tuhanmu yang Maha Mulia?
(Q.S al-Infithar:6) Continue reading

Kajian Ilmiah Islamiyah Bersama Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri ” Hafidzohullah ” di Tangerang


Kajian Ilmiah Islamiyah Bersama Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri ” Hafidzohullah ” di Tangerang

بسم الله الرحمن الرحيمDengan mengharap Ridha Allah ‘Azzawajalla
Hadirillah kajian Ilmiyah Islamiyah

Tema:
Kembali Kepada Al Qur’an dan Sunnah dengan Pemahaman Salaful Ummah,Solusi Terbaik Untuk Umat & Pemerintah Muslim

Disampaikan oleh:
Asy Syaikh Al ‘Allamah ‘Ubaid bin ‘Abdillah Al Jabiri
(Ulama dari Madinah)

Waktu:
Minggu,01 Juli 2012 (Ahad,11 Sya’ban 1433H)
Pukul 08.00-10.30

Tempat:
Masjid Agung Al Amjad
Komplek Pemda Kabupaten Tangerang

Cp:
Abu Hamam (081281704086)
Abu Dawud (0818798450)
AbuLlutfan (081584087248)
Abu Husain (0818118912)

Gratis!! Muslim & Muslimah

==========================================================================
SAFARI DAKWAH SYAIKH DR. KHALID AZH-ZHAFIRI DI PURBALINGGA (http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=2080)
=============================================================================
SAFARI DAKWAH Syaikh ‘ABDULLAH BIN UMAR AL-MAR ‘IE DI PALU (http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=2082)

Subhanallah, Sepenggal Cerita Perjalanan Dakwah Di Daerah Rawan Kristenisasi (bag 2)…


Matahari Terbit Di Kampung Laut ” Sepenggal Kisah Perjalanan Dakwah” (Bagian 2)

 
Kegembiraan para da`i Ponpes An Nur Al Atsary semakin bertambah, ketika dua orang stasi (tangan kanan) pendeta sekte Bethel dan Advent datang ke Ponpes An Nur Al Atsary untuk masuk Islam. Dua orang ini mengutarakan bahwa keduanya telah dijadikan para pendeta untuk “ menjaring domba-domba tuhan “ (pen : ini adalah ungkapan para pendeta ketika melakukan program kristenisasi). Selama menjalankan misi tersebut keduanya telah berhasil mengkristenkan sekitar 160 orang dan telah membangun sekitar lima gereja di wilayah kampung laut. Continue reading

Subhanallah, Sepenggal Cerita Perjalanan Dakwah Di Daerah Rawan Kristenisasi (bag 1)…


Matahari Terbit Di Kampung Laut ” Sepenggal Kisah Perjalanan Dakwah” (Bagian 1)

 
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, waktu berjalan demikian cepat. Tidak terasa satu tahun lebih telah berlalu menjalani dakwah tauhid di kampung Laut. Ketegangan, kesulitan, senyuman, dan tangisan semuanya teralami ketika mengibarkan panji dakwah tauhid di daerah ini. Semula tatapan pesimis muncul dari sebagian kaum muslimin yang mendengar bahwa Ahlus sunnah mulai melangkahkan kaki untuk berdakwah di daerah ini. Mereka merasa tidak percaya diri kalau masyarakat Kampung laut yang terkenal dengan kehidupan keras , amoral, bodoh, dan miskin mau menerima dakwah tauhid. Karena dahulu pernah ada beberapa ormas yang berupaya mencurahkan dakwah Islam dengan menjalankan berbagai program sosial dan pembangunan masjid namun hasilnya jauh dari yang mereka harapkan. Sehingga ungkapan keputusasaan muncul dari mereka. Continue reading

Bercanda Juga ada Aturannya loh…


Jangan Lupakan Adab Ketika Bercanda

Bercanda merupakan salah satu hal yang digemari masyakat Indonesia, baik itu anak-anak maupun orang tua; laki-laki maupun wanita; penarik becak maupun pedagang; pelajar maupun pegawai. Pokoknya segala lapisan gemar canda.

Saking tersebarnya kegemaran dan hobbi canda ini di masyarakat Indonesia Raya, sampai dijadikan profesi oleh sebagian orang. Nah, muncullah disana badut- badut, grup-grup lawak dan banyolan, ludruk, kelompok musik humoris, pantomin, film-film humoris, promosi dan media massa yang dihiasi dengan humor. Bukan Cuma lewat media audio-visual, bahkan juga lewat karya tulis, dan buku-buku. Lebih ironisnya lagi kegemaran bercanda ini digunakan oleh sebagian kiai dan ustadz untuk menarik massa, pemanis retorika dalam berceramah dan berkhutbah sehingga menjadi ciri khas bagi dirinya. Tak heran jika disana ada sebagian pelawak dan artis jadi ustadz.

Para Pembaca yang budiman, disana terdapat beberapa canda yang diharamkan, karena melampaui batas syari’at, seperti berikut ini:
Continue reading

Kedudukan Nasehat, Penasehat dan Orang Yang Dinasehati


بسم الله الرحمن الرحيم

 Kedudukan Nasehat, Penasehat dan Orang Yang Dinasehati
Oleh Asy-Syaikh Muhammad Abdillah Al-Imam -hafizhahullah ta’ala-

Segala puji bagi Allah Ta’ala dan shalawat serta salam atas Rasulillah dan para pengikutnya.

Mengingat butuhnya kaum muslimin secara umum kepada nasehat, dikarenakan antara zaman mereka dengan zaman nubuwah sangatlah jauh jaraknya. Dan semakin jauh jarak tersebut semakin mudah mereka jatuh pada kekeliruan sehingga banyak keliru, dengan demikian semakin butuh untuk saling manasehati di antara mereka. Maka merupakan rahmat Allah Ta’ala kepada kaum muslimin Allah Ta’ala membukakan bagi mereka dan mencintakan pada mereka perkara nasehat menasehati. Kekeliruan kaum muslimin begitu banyak, meskipun kekeliruan orang yang teguh menegakkan syari’at lebih sedikit dibanding mereka.                 Continue reading

Tiga Landasan Akhlaq Mulia yang Harus Dimiliki Setiap Insan terhadap Sesama


Tiga Landasan Akhlaq Mulia terhadap Sesama
Oleh: Abu Umar Al Bankawy

Setelah kita mengetahui bagaimana berakhlaq yang baik terhadap Sang Khaliq, sekarang kita akan beralih ke pembahasan bagaimana berakhlaq baik kepada sesama makhluq.

Para ulama, di antaranya Al Hasan Al Bashri mengatakan bahwa akhlaq yang baik terhadap mahluk berputar pada tiga perkara pula, yaitu:

كَفُّ اْلأَذَى ، وَبَذْلُ النَّدَى، وَطَلاَقَةُ الْوَجْهِ

1. Menahan dari gangguan (Kafful Adzzaa)
2. Suka membantu (Badzlun Nada)
3. Wajah yang berseri (Thalaqatul Wajh) Continue reading

Bagaimana Akhlaq Kita terhadap Sang Khaliq?


Oleh: Abu Umar Al Bankawy

Apabila berbicara tentang akhlaq, banyak orang yang keliru membatasi akhlaq hanya pada muamalah, hubungan antar sesama manusia belaka. Pemahaman yang seperti ini adalah pemahaman yang sempit dan kurang tepat, karena di luar itu masih ada akhlaq yang jauh lebih penting yaitu akhlaq kepada sang Khaliq atau akhlaq kita kepada Allah Sang Pencipta.

Para ulama menjelaskan bahwa berakhlaq baik kepada Sang Khaliq berputar pada tiga perkara: Continue reading

Jangan Jadikan Kalbumu Mengeras


بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله وكفى وسلامه على عباده الذين اصطفى، أما بعد

Berikut ini adalah saduran fawaid dari pelajaran Syaikh Muhammad Al-Imam –hafizhahullah ta’ala-.

Fawaid ini dinukil dari pelajaran Tafsir As-Sa’dy yang beliau sampaikan terkait dengan ayat dalam surat Al-Baqarah ayat ke 74;

“Kemudian kalbu-kalbu kalian mengeras setelah itu, hingga dia seperti batu atau lebih keras (dari itu). Sesungguhnya diantara batu itu sungguh ada yang memancarkan aliran air dari padanya, dan diantara batu itu juga sungguh ada yang terbelah lalu keluar air darinya, dan diantara batu itu sungguh ada yang jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidaklah lalai dari apa yang kalian lakukan.”
(Al-Baqarah: 74) Continue reading

Shalat Gerhana


“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan, bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.”

(HR. Muslim no. 901)
Saudaraku, takutlah dengan fenomena alami ini. Sikap yang tepat ketika fenomena gerhana ini adalah takut, khawatir akan terjadi hari kiamat. Bukan kebiasaan orang seperti kebiasaan orang sekarang ini yang hanya ingin menyaksikan peristiwa gerhana dengan membuat album kenangan fenomena tersebut, tanpa mau mengindahkan tuntunan dan ajakan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika itu. Siapa tahu peristiwa ini adalah tanda datangnya bencana atau adzab, atau tanda semakin dekatnya hari kiamat. Continue reading