Membangun Keluarga Impian…..


Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah
Menumbuhkan Suasana Ibadah di dalam Rumah

Bagi seorang muslim ataupun muslimah, menjalani kehidupan rumah tangga adalah bagian dari ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena disadari, hidup berumah tangga merupakan pelaksanaan dari sunnah(1) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di mana beliau mengancam orang yang membenci sunnah ini sebagai orang yang tidak menyepakati jalan yang beliau lalui. Shahabat Nabi yang mulia Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu menuturkan: Continue reading

Advertisements

Rumahmu adalah Surgamu Wahai Muslimah !!!

Oleh: Abu Maryam Majdi bin Fathi As-Sayid

Saudariku muslimah…

Istri shalihah percaya bahwa tempat terbaik untuk menjaga diri dari keterjerumusan ke dalam jurang kebinasaan adalah tinggal di rumahnya, karena itu ia tidak menjadi orang yang suka keluar dan pergi dari rumah.

Istri shalihah beriman terhadap firman Allah Ta’ala, yaitu perintah untuk tinggal di dalam rumahnya. Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ

“Dan tinggallah kalian (para wanita) di rumah-rumah kalian.” (Qs. Al Ahzaab: 33) Continue reading

Dan Jadilah Engkau Istri Yang Shalihah…


Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah
 Istri Shalihah, Keutamaan dan Sifat-sifatnya

Apa yang sering diangankan oleh kebanyakan laki-laki tentang wanita yang bakal menjadi pendamping hidupnya? Cantik, kaya, punya kedudukan, karir bagus, dan baik pada suami. Inilah keinginan yang banyak muncul. Sebuah keinginan yang lebih tepat disebut angan-angan, karena jarang ada wanita yang memiliki sifat demikian. Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya. Continue reading

TABLIGH AKBAR NASIONAL AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH 1433H/2012M


INSYA ALLAH KEMBALI HADIR TABLIGH AKBAR NASIONAL AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH 1433H/2012M
* Tema:

KEINDAHAN AGAMA ISLAM

* Pembicara:

1.Asy Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri (Madinah)
2. Asy Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie (Yaman)
3. Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri (Kuwait)
4. Asy Syaikh Muhammad Ghalib al-’Umari (Madinah)

* Waktu:

Sabtu-Ahad, 3-4 Sya’ban 1433H/23-24 Juni 2012M
Pukul 09.00 WIB-selesai

* Tempat:

Masjid Agung Manunggal
Jl. Jend. Sudirman No.1 Bantul, DI. Yogyakarta

* Kontak Informasi:

Kajian Umum: 0274-7453237
Kajian Asatidz: 081328022770
Informasi Umum: 085747566736

* Diselenggarakan Oleh:

Panitia Dauroh Ilmiyah Nasional
Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Jl. Godean Km.5 Gg. Kenanga, Patran RT.01/01
Banyuraden, Gamping, Sleman, DI. Yogyakarta

** LIVE! tabligh akbar ini dapat didengarkan di www.salafy.or.id
GRATIS UNTUK UMUM!!!

sumber:  http://darussalaf.or.id/stories.php?id=2055

 

—————————————————————————————————————————–

Update 14/06/2012

Rencana Jadwal Acara Dauroh Umum :

Sabtu, 23 Juni 2012

09.00-09.30 : Pembukaan

10.00-11.30 : Asy Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri

15.30-17.00 : Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri

19.30-21.00 : Asy Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie

Ahad, 24 Juni 2012

05.30-07.00 : Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri

08.30-09.45 : Asy Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri

10.00-11.30 : Asy Syaikh Muhammad Ghalib al-’Umari

15.30-17.00 : Asy Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie

19.30-21.00 : Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri

 

Materi Pelajaran pada Dauroh Umum :

Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri :

– Nawaqidhul Islam

– Kitab Ash Shiyam dari Minhajul Salikin

(adapun materi dari masyaikh lain pada dauroh umum insyaAllah akan segera diumumkan)

 

Materi Pelajaran pada Dauroh Asatidzah :

Asy Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah al-Jabiri :

– Kitab Ash Shiyam dari Al Ghayah wat Taqrib fi Fiqh Syafiiyah

– Risalah Aqidah Qairawaniyah

Asy Syaikh ‘Abdullah bin Umar al-Mar’ie :

– Melanjutkan kitab Adabul ‘Isyrah wa Dzikru ash-Shuhbah wal Ukhuwwah (dari materi tahun lalu)

Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri

– Melanjutkan Al Qaulus Sadid (dari materi tahun lalu)…

Lidah Tak Bertulang : Beberapa Kekeliruan dalam Etika Berbicara…


Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd -hafizhahullah-

** TIDAK MENYADARI AKIBAT DI BELAKANG SUATU UCAPAN **

 
Ada orang yang mengumbar kata-kata tanpa melihat atau memperdulikan akibat dan pengaruhnya. Anda dapati orang tersebut berkata apa saja tanpa peduli akan bencana atau kesulitan yang diakibatkan oleh kata-katanya itu. Padahal bisa jadi, perkataannya itu justru menyebabkan dirinya mati terbunuh, menyulut api permusuhan, atau mengobarkan peperangan dan lain sebagainya.

Aktsam bin Shaifi rahimahullah berkata:
“Orang bisa terbunuh akibat sesuatu di antara kedua rahangnya” (1)
Yakni lidahnya (Pepatah: Mulutmu harimaumu -red) Continue reading

Musuh Dalam selimut: Media itu adalah Televisi…


(Ummu Affan & Ummu Abdirrahman)

Globalisasi membuat dunia seakan tanpa batas. Salah satu ‘hasil’-nya, tayangan-tayangan televisi mengalir deras mewarnai kehidupan sebagian besar rumah tangga muslim tanpa terbendung. Ini jelas membawa implikasi serius. Tanpa disadari, kerusakan akhlak telah menjadi ancaman di depan mata. Kususun tulisan yang sederhana ini, menghimpun akibat buruk media televisi dan media audiovisual lainnya. Continue reading

Kekhususan Wanita Salafiyah


بسم الله الرحمن الرحيم

Oleh: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i rahimahullah
Sebuah kenikmatan yang besar tatkala seorang wanita muslimah diberikan hidayah oleh Allah subhanahu wa ta’alauntuk mengenal dan kemudian berpegang teguh dengan aqidah serta manhaj salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Agar nikmat besar yang tiada taranya ini terus langgeng, maka wajib untuk dijaga dengan mensyukurinya. Di antara bentuk syukur tersebut adalah berusaha bersikap dan berhias dengan beberapa sifat yang menjadi kekhususan wanita salafiyah, yang tidak dimiliki oleh selain mereka. Continue reading

Membongkar Kedok Sufi : Beraqidah Sesat !!!


Tak jauh beda dengan keadaan syi’ah Rafidhah, kaum Sufi – yang sebenarnya masih memiliki keterkaitan akidah dengan mereka – pun mengusung berbagai jenis kesesatan dan kekufuran, sebagai bahaya laten ditubuh kaum muslimin. Bahkan disaat kaum muslimin tidak lagi memperhatikan agamanya, muncullah mereka sebagai kekuatan spiritual yang mengerikan. Sehingga mereka tak segan-segan lagi menampilkan wacana kekufurannya ditengah-tengah kaum muslimin.

Puncak kekufuran yang terdapat pada sekte sesat ini adalah adanya keyakinan atau akidah bahwa siapa saja yang menelusuri ilmu laduni (ilmu batin) maka pada terminal akhir ia akan sampai pada tingkatan fana (melebur/menyatu dengan Dzat Allah). Sehingga ia memiliki sifat-sifat laahuut (ilahiyyah) dan naasuut (insaniyyah). Secara lahir ia bersifat insaniyyah namun secara batin ia memiliki sifat ilahiyyah. Maha suci Allah dari apa yang mereka yakini!!. Akidah ini populer di tengah masyarakat kita dengan istilah manunggaling kawula gusti. Continue reading

Mari Mengenal apa itu Tasawuf Dan Sufi


Penulis: Al Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc
Hakekat Tasawuf Dan Sufi

Bashrah, sebuah kota di negeri Irak, merupakan tempat kelahiran pertama bagi Tasawuf dan Sufi. Yang mana (di masa tabi’in) sebagian dari ahli ibadah Bashrah mulai berlebihan dalam beribadah, zuhud dan wara’ terhadap dunia (dengan cara yang belum pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam), hingga akhirnya mereka memilih untuk mengenakan pakaian yang terbuat dari bulu domba (Shuuf/صُوْف). Meski kelompok ini tidak mewajibkan tarekatnya dengan pakaian semacam itu, namun atas dasar inilah mereka disebut dengan “Sufi”, sebagai nisbat kepada Shuuf (صُوْف).  Continue reading

Hukum Menyingkat Penulisan Shalawat Dengan ‘SAW’


Penulisan shalawat kepada Nabi (shallallahu ‘alaihi wasallam) tidak selayaknya untuk disingkat dengan ‘SAW’ atau yang semisalnya. Termasuk dalam hukum ini juga adalah penulisan subhanahu wata’ala disingkat menjadi SWT, radhiyallahu ‘anhu menjadi RA, ‘alaihissalam menjadi AS, dan sebagainya.

Berikut penjelasan Al-Imam Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah disertai dengan perkataan ulama salaf terkait dengan permasalahan ini. Continue reading

Bimbingan Untuk Imam dan Makmum

Ketika seseorang mengerjakan shalat berjamaah maka ia tidak akan terlepas dari salah satu diantara dua keadaan. Kalau ia tidak menjadi makmum maka pasti ia menjadi imam dan demikian pula sebaliknya. Masing-masing dari dua keadaan tersebut memiliki aturan/ bimbingan yang telah disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Dengan demikian, sangat penting bagi setiap imam maupun makmum untuk mengetahui bimbingan tersebut. Continue reading

Menyempurnakan Shaf Ketika Shalat Berjamaah


** Menyempurnakan shaf mencakup beberapa hal, diantaranya :

1.Menyempurnakan shaf yang paling depan terlebih dahulu kemudian shaf berikutnya dan seterusnya.
2.Meluruskan shaf yang tidak diperbolehkan bagi setiap makmum untuk lebih maju atau lebih mundur dibanding makmum lainnya.
3 Merapatkan shaf dengan merapatkan pundak dan mata kaki makmum dengan pundak dan mata kaki makmum lainnya.
4.Mendekatkan setiap barisan shaf dengan barisan shaf yang ada di depannya sejarak sujudnya seseorang dengan sempurna Continue reading

Hukum Bayi Tabung


Pertanyaan:

Bismillaah…
Saya telah menikah selama 9 tahun. Hasil Lab keseluruhan mengatakan kami berdua dalam keadaan baik-baik saja. Lalu disarankan ke Klinik Infertilitas guna melakukan Inseminasi atau Bayi Tabung.
Yang jadi pertanyaan ana:
1. Dokter-dokter di Klinik Infertilitas adalah Pria semua. Apakah ana harus kesana sedangkan ana malu bila dipegang oleh dokter pria?
2. Apa hukum Inseminasi?
3. Dan apakah Hukum Bayi Tabung?
Jazaakumullaahu khairan katsiro

Continue reading