Hukum Berpakaian dan Berhijab

Penulis: Syaikh Shalih Bin Fauzan Al-Fauzan

*** SIFAT PAKAIAN YANG DISYARIATKAN UNTUK KAUM MUSLIMAH

1.  Diwajibkan pakaian wanita muslimah itu menutupi seluruh badannya dari (pandangan) laki-laki yang bukan mahramnya.

2.  Agar pakaian itu menutupi apa yang ada di sebaliknya (yakni tubuhnya), janganlah terlalu tipis (transparan), sehingga dapat terlihat bentuk tubuhnya.

3.  Tidaklah pakaian itu sempit yang mempertontonkan bentuk anggota badannya, Continue reading

Advertisements

Wanita Itu Aurat Maka Bila Ia Keluar Rumah, Syaitan Menyambutnya

Wanita itu aurat maka bila ia keluar rumah syaitan menyambutnya.” 

(HR. At-Tirmidzi no. 1183, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Ghalil no. 273, dan Asy-Syaikh Muqbil dalam Ash-Shahihul Musnad, 2/36) 

Saudariku muslimah…

Telah termaktub dalam Al Qur’an, ayat yang berbunyi :

وَقَرْنَ فِي بُيُوْتِكُنَّ

Dan tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian.” Continue reading

Obat Penyakit Takabur Dan Tips Meraih Tawadhu

Oleh: Al-‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah  bin Baz rahimahullah

Tidak diragukan, bahwa kewajiban atas setiap muslim adalah waspada dari takabbur/sombong dan bersikap tawadhu’. ‹‹ Barangsiapa yang bertawadhu’ karena Allah satu derajat, maka akan Allah angkat dia satu derajat ›› [1] dan barangsiapa yang takabbur (sombong) maka dia terancam untuk Allah timpakan musibah/hukuman atasnya — nas`alullah al-‘afiyah – .

Seseorang bertanya : “Wahai Rasulullah, aku suka jika bajuku bagus, sandalku juga bagus, apakah itu termasuk sombong?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Continue reading

Bekal untuk Jama’ah Haji Meraih Predikat Haji Mabrur

Berikut nasehat Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ketika beliau ditanya:

‘Ada seorang muslim yang hendak menunaikan ibadah haji, apa saja hal-hal yang semestinya dia lakukan agar ibadah hajinya diterima insya Allah?’[1]

Beliau mengatakan:
Beberapa hal yang semestinya dia lakukan agar hajinya diterima adalah:
1.Berniat bahwa ibadah hajinya tersebut ditunaikan dalam rangka mengharapkan wajah Allah ‘azza wajalla, inilah yang dimaksud dengan ikhlas.
2. Dan hendaknya dia juga mengikuti (petunjuk) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menunaikan manasik hajinya, dan inilah yang dimaksud dengan mutaba’ah. Continue reading

Beberapa Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Sebagian Jamaah Haji

Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc.

Perjalanan suci menuju Baitullah membutuhkan bekal yang cukup. Di samping bekal harta, ilmu pun merupakan bekal yang mutlak dibutuhkan. Karena dengan ilmu, seseorang akan terbimbing dalam melakukan ibadah hajinya sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lebih dari itu, akan terhindar dari berbagai macam bid’ah dan kesalahan, sehingga hajinya pun sebagai haji mabrur yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.

Berangkat dari harapan mulia inilah, nampaknya penting sekali untuk diangkat berbagai kesalahan atau bid’ah (hal-hal yang diada-adakan dalam agama) yang sekiranya dapat menghalangi seseorang untuk meraih predikat haji mabrur. Di antara kesalahan-kesalahan itu adalah sebagai berikut: Continue reading

Mari Kita Mengenal Jenis-jenis Haji dan Miqatnya

Mari Kita Mengenal Jenis-jenis Haji dan Miqatnya

Posted on 12 September 2011 by Admin Blog Sunniy Salafy

Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc.

Seorang calon jamaah haji, sudah seharusnya mengenali jenis-jenis haji dan miqatnya. Agar dia bisa melihat dan memilih, jenis haji apakah yang paling tepat baginya dan dari miqat manakah dia harus melakukannya.

Jenis-jenis Haji

Berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih dari Nabi shallallah ‘alahi wa sallam, ada tiga jenis haji yang bisa diamalkan. Masing-masingnya mempunyai nama dan sifat (tatacara) yang berbeda. Tiga jenis haji tersebut adalah sebagai berikut:   Continue reading

Inilah Kumpulan Sebagian Hadits-Hadits Dhaif tentang Haji dan Umrah

Posted on 13 September 2011 by Admin Blog Sunniy Salafy
Al-Ustadz Muslim Abu Ishaq Al-Atsari Setiap muslim pastilah mengetahui bahwa ibadah haji ke Baitullah merupakan salah satu rukun dari lima rukun agamanya. Dan kini, bulan pelaksanaan haji telah menjelang. Jutaan kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia akan membanjiri tanah suci yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala tersebut. Ucapan talbiyah menyambut panggilan Allah Subhanahu wa Ta’ala terluncur dari lisan tamu-tamu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

لَبَّيْكَ اللّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu, sesungguhnya segala pujian, kenikmatan, dan kerajaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.” Continue reading

Larangan Wanita Pergi Tanpa Mahram

Saudariku Muslimah … .

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Apa yang dikatakan Rasul kepadamu maka terimalah dia dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.”

(Al Hasyr : 7)

 

Yakni apa yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam perintahkan kepadamu maka kerjakanlah dan apa yang dilarangnya, jauhilah. Sesungguhnya beliau hanya memerintahkan kepada kebaikan dan melarang dari kejelekan.

 

Ibnu Juraij berkata : “Apa yang datang kepadamu untuk taat kepadaku (Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) maka kerjakanlah dan apa yang datang kepadamu untuk bermaksiat kepadaku maka jauhilah.” Continue reading

Keutamaan Shalat Fajr (Qabliyah Subuh)

عن عائشة عن النبي قال (( ركعتا الفجر خير من الدنيا وما فيها )). رواه مسلم. وفي رواية (( لهما أحب إلي من الدنيا جميعاً ))

 

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Dua raka’at Shalat Fajr lebih baik dari pada dunia dan seisinya.”

[HR. Muslim]

 

dalam riwayat lain dengan lafazh : “Sungguh kedua raka’at tersebut lebih aku cintai daripada dunia semuanya.” Continue reading

Tanya Jawab Bersama Ustadz Luqman Ba’abduh

** pertanyaan:

Ketika kita shalat berjama’ah terkadang kita mendapati seorang imam melakukan shalat dengan cepat sekali sehingga terkadang kita tidak punya kesempatan untuk membaca Al-Fatihah. Bagaimana sikap kita? Apakah kita menyelesaikan bacaan Al-Fatihah -karena itu memang rukun dan shalat seseorang tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah-? Ataukah kita mengikuti imam karena mengikuti imam itu wajib hukumnya sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

إنما جعل الإمام ليؤتم به إذا كبر فكبروا وإذا ركع فاركعوا وإذا سجد فاسجدوا.

“Sesungguhnya dijadikannya seorang imam itu untuk ditaati dan diikuti, jika bertakbir maka bertakbirlah kalian, dan jika imam ruku’ maka ruku’lah kalian, dan jika sang imam sujud maka sujudlah kalian.” Continue reading

Bersedekahlah..!!!

Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Sudah menjadi kecenderungannya, manusia amat mencintai materi atau harta yang menjadi miliknya. Di saat lapang saja ia demikian, terlebih lagi di saat sempit. Padahal Islam senantiasa menganjurkan umatnya untuk bersedekah di saat sulit sekalipun.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261) Continue reading